Setengah jam Ren masih menunggu Aoyama untuk keluar dari kamarnya. Sebenarnya ia ingin bersama teman-temannya, tapi Ren memutuskan pulang bersama Aoyama karena tahu bingkisan yang terjatuh adalah makan siang yang di belikan Aoyama untuknya. Karena di kemasan ada tulisan tanpa gula, tentu saja untuknya.
"Aoyama... Apa aku menganggumu? " Teriak Ren dan mengetuk pintu kamar. Tak lama kemudian Aoyama membuka pintu dan menyuruh Ren untuk masuk.
"Apa aku menganggumu? "tanya Ren sekali lagi saat berada di dalam kamar.
"Jika iya mana mungkin ku bukakan pintu. Ada apa? " Jawaban Aoyama sepertinya menandakan jika perasaannya sudah membaik.
"Aku menemukan fotomu terjatuh. Ini." Ren memberikan foto milik Aoyama.
"Siapa ini? " tanya Ren dengan penasaran meskipun sudah tahu siapa yang ada difoto itu.
"Oh ini adalah foto masa kecilku dengan Hinana. Aku sangat jelek kan? "Jawab Aoyama dengan sedikit tersenyum dan menerima foto yang diberikan Ren.
"Kalian berdua sudah berteman sejak kecil ternyata."
"Hum. Aku bertemu dengannya sejak umur duabelas tahun, Hinana lima tahun lebih muda dariku."
Mendengar jawaban Aoyama yang tampak santai, sepertinya Aoyama tidak ada perasaan marah pada Hinana. Ren menyadari bahwa sekeras apapun umpatan Hinana pada Aoyama, ia tak pernah marah bahkan dendam. Mungkin karena mereka sudah berteman sangat lama, jadi sudah saling mengetahui karakter satu sama lain. Itulah yang ada di pikirannya Ren.
"Kau simpan saja jika mau." Aoyama memberikan kembali fotonya pada Ren.
"Ehhh.. "
"Bukankah kau menyukai Hinana? Kau bisa menyimpan foto kecil Hinana. " ucap Aoyama dan memberikan pada tangan Ren.
"Terimakasih." Ren tersenyum senang seakan memenangkan lomba.
"Kita tak pernah tahu takdir seseorang, Hinana yang ku kira kuat ternyata sangat bodoh dalam urusan percintaan. Hey Ren kenapa kau tak menyatakan perasaanmu padanya? Kalian berdua sama-sama saling menyukai kan? " Ucap Aoyama sekali lagi dan pergi menuju kearah jendela. Untuk saat ini Aoyama berani me…
Salju Di Bulan Desember
106 Pantai
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments