"Musim dingin, tak banyak yang menyukainya. Tapi entah mengapa gadis cantik ini sangat menyukainya, bahkan ia tak takut jika terkena Hipotermia.
Aku pun juga sama, tapi saat ini...
Musim dingin tidak akan lagi menjadi hal yang menyenangkan bagiku. Karena, aku akan pergi diawal musim dingin. "(Ren Koizumi)
...****************...
Ren tersenyum dan menunggu balasan dari Hinana. Ia ingin tahu apakah Hinana masih menyukai musim dingin setelah ini.
"Tentu saja...!! " Balas Hinana dengan tegas dan menjabat tangan Ren meskipun sempat ada keraguan di hatinya. Hinana pun juga tak tahu kenapa Ren menanyakan hal yang tidak begitu penting darinya.
"Doshite? (Kenapa?) " tanya Hinana kembali setelah melihat Ren hanya tersenyum.
"Tidak apa-apa. Hey, apa kau sungguh akan tidur disini? "
"Hum, tenang saja aku dan Arimura tidak masalah tidur dimanapun." Jawab Hinana dengan santai.
"Wakatta, akan ku ambilkan selimut dulu." Ren berdiri kemudian Hinana mencegah dan memegang tangannya.
"Ren kun, boleh aku tanya sesuatu? Kau selalu menggambar sesuatu yang kau sukai. Lalu apakah alasannya kau melukis diriku? " tanya Hinana dengan polos dan berdiri menyamai posisi Ren.
Saat itu, Ren hanya terdiam dan hanya memandang Hinana yang ada dihadapannya.
"watashi wa, Hinana chan daisuki (aku, menyukai Hinana)." Ucap Ren dalam hati, saat ini ia sadar akan waktunya yang teramat singkat. Ren tak ingin membuat perasaannya Hinana semakin jauh padanya. Karena ia pasti merasakan kehilangan yang teramat dalam.
"Bukan apa-apa? Hanya saja kau orang yang menarik. "Jawab Ren pada akhirnya.
"Wakatta (baiklah)." Perlahan Hinana melepas genggaman tangan Ren dan membiarkannya pergi.
Saat ini Hinana merasa bahwa cintanya benar-benar tak akan terbalas. Sama seperti dahulu.
"Sepertinya aku memang bodoh seperti ayahku. " ucap Hinana mengatai dirinya sendiri. Kemudian ia memutuskan untuk segera tidur karena esok akan mengajak teman-temannya berkeliling Tokyo.
...****************...
Hari esok pun datang dengan cepat. H…
Salju Di Bulan Desember
101 Tokyo again
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments