Ren bergegas ke kantor untuk menyampaikan permintaan maaf pada semua stafnya. Setelah itu kembali lagi pulang, semua pekerjaan dikantor ia serahkan pada Shota kakaknya.
"Ren, siang ini apa ada waktu?" Emi berlari menghampiri Ren.
"ada apa?"
"mungkin aku akan mengunjungi Hinana, tapi tidak tahu ingin mengajak siapa. Tsubaki dan Arumi tidak ada di kantor." Ucap Emi pada Ren.
"tidak perlu, Hinana pasti tidak menyukainya. Aku pergi dulu Emi." Ren berpamitan pada Emi dan pergi meninggalkannya.
Dirumah sakit akhirnya Keiko dan Miyo datang untuk menjaga Hinana.
"Onii-chan bagaimana kabarmu."
"seperti yang kau lihat." Jawab Hinana dengan pasrah.
"makanlah aku membawakan banyak buah untuk mu, mau apel?" Keiko dengan perhatian merawat kakaknya.
"hem kupaskan untukku." jawab Hinana dengan senyumnya.
Ren berada di depan pintu kamar Hinana, melihat Hinana yang sudah tersenyum lagi ia merasa lega. Tapi Ren tidak ingin menemui Hinana, mungkin hanya dengan keluarganya Hinana bisa bahagia.
"bagaimana kalau kau makan banana dulu, sambil menunggu aku mengupas apel." Keiko menawarkan pisang untuk kakaknya.
"baiklah berikan padaku." Hinana memakan buah pisang yang ambilkan Keiko. Ia teringat saat berebut buah pisang dengan Ren, tanpa sadar Hinana memikirkan Ren.
"oh iya Hinana dimana teman-temanmu? Semalan Bibi mendapat telepon dari Ren jika kau sakit, Dia mengatakan untuk jangan khawatir karena ada dua orang teman yang menjagamu sampai besok pagi ." tanya Miyo-san.
"mereka sudah pulang, mungkin lelah." jawab Hinana berbohong, padahal dia yang mengusirnya.
"syukurlah jika kau sudah membuka dirimu lagi Hinana, sepertinya mereka orang yang baik. Hinana Bibi harus pulang dulu, karena pamanmu akan pulang nanti malam." Bibinya mulai mengenakan mantel hangatnya dan bersiap pulang untuk mengambilkan pakaian Hinana.
"iya, jangan khawatirkan aku. Daah" ucap Hinana dan melambaikan tangan pada Miyo-san.
"Onichan aku sudah selesai mengupasnya ini makanlah." Keiko memberikan apel yang sudah dikupas…
Salju Di Bulan Desember
Sahabat kecil Hinana
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments