..."Saat itu aku sedang terluka, rasanya sangat perih sekali. Entah rasa perih itu dari luka yang terkena tungku panas atau karena patah hatiku. Kau adalah satu-satunya orang yang mendekatiku dan mengobati lukaku. Kemudian kau memelukku dan mengatakan Daijoubu." (Hinana Arizawa)...
..._____________________...
Hinana melihat lagi kondisi Ren dari kaca pintu, sudah agak lama ia berada disana dan sudah waktunya ia pergi.
"Sumimasen (permisi), apakah kau yang bernama Hinana." ucap salah satu dokter dan mendekat ke arah Hinana.
"Haik(iya), apa Sensei mengenalku?" tanya Hinana dengan raut wajah yang kebingungan.
"Tidak juga, tapi aku ingat pernah memeriksamu di apartemen saat kau sakit." jawab dokter Seto.
"Oh maaf jika aku melupakan anda, tapi terimakasih sudah mengobatiku." Hinana menundukkan kepalanya.
"Tidak masalah, lagi pula saat itu Ren yang menghubungiku dan kau sedang tidur. Oh iya namaku Seto, Hajimemasite (senang bertemu denganmu)." ucap dokter Seto memperkenalkan namanya.
"Hanjimemasite (salam kenal)." balas Hinana.
"Oh ya aku akan memeriksa kondisi Ren sekarang, masuklah dan bantu aku." ajak Dokter Seto dan membuat Hinana kebingungan tapi Hinana mengikuti dokter Seto masuk ke ruangan NICU.
"Anoo, kenapa mengajakku. Aku tidak tahu apapun tentang ilmu kedokteran." tanya Hinana bingung.
"Karena Aoyama sedang istirahat jadi hanya kau yang bisa membantuku. Oh ya pakailah pakaian yang steril." Ucap dokter Seto memberi perintah pada Hinana.
Dengan segera Hinana menuruti perintah dokter Seto dan mulai masuk kamar Ren yang sangat dingin dan steril. Ia masih dokter Seto memeriksa anggota badan Ren satu-persatu, sedangkan Hinana mengikutinya di belakang.
Ia bisa melihat Ren dari dekat sekarang, melihat kondisi Ren yang rapuh membuatnya ingin menangis. Banyak sekali alat bantu pernapasan yang menempel pada tubuh Ren, dan itu yang membuat hati Hinana semakin teguncang.
"Hinana periksalah suhu tubuh Ren." ucap dokter Seto dengan pelan.
"Eh.. Anoo aku tidak bisa menggunaka…
Salju Di Bulan Desember
80 Kabar gembira
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments