Mobil putih itu melaju dan semakin menjauh dari tempat Hinana berdiri. Ia berusaha mengejar dan menghentikan Shota.
"Shota kun.... Shota kun berhenti." teriak Hinana dan berlari mengejar mobil yang dinaiki Shota.
"YAMETE (berhenti) Shota......!" teriak Hinana lebih keras, tapi usahanya tidak berhasil. Hinana akhirnya berhenti karena tak kuat lagi berlari mengejar. Ia membuka ponselnya dan melihat pasan suara dari Shota.
Saat ia akan mendengar pesan suara, tiba-tiba ada panggilan masuk dari Sawako.
" Ne moshi-moshi (halo)."Ucap Hinana.
"Hinana kau ada dimana? Cepatlah ke kantor kau pasti akan...."
"Sawako maaf, biasakah kau beri tahu teman-teman jika aku akan terlambat ke kantor. Aku ada urusa mendadak." Hinana memotong perkataan Sawako, karena ia harus pergi ke rumah sakit.
"Um baiklah, apa kau baik-baik saja?" tanya Sawako.
"Genki desu, Jaa ne (aku baik-baik saja, sampai jumpa)." Hinana segera mematikan sambungan teleponnya kemudian menuju bus yang saat itu berhenti di halte.
Sesampainya di rumah sakit, Hinana masih menunggu Ren yang sedang di periksa. Ia juga sedikit mendengar bahwa Ren kesulitan menelan saat sedang makan.
Hinana masih berdiri mematung sambil memegang ponselnya, ia meragu apakah harus memberitahu Ren bahwa Shota pergi.
Dari kejauhan Aoyama melihat Hinana yang tangannya bergetar sambil memegangi ponsel. Ia tahu benar karakter sahabatnya, pasti saat ini Hinana sedang dalam masa tersulit.
"Sumimasen (permisi) aku harus berbicara dengan Aoyama." ucap Hinana saat masih kecil kepada guru les Aoyama. Wajahnya terlihat begitu panik, jadi Fumika selaku guru les menyuruh Hinana untuk duduk dulu.
"Baiklah, nona kecil sebaiknya kau duduk dulu." balas Fumika yang mempersilakan Hinana untuk duduk sambil menunggu Aoyama.
"Tidak bisa, ini sangat mendesak." Hinana masih berdiri di depan pintu dan tak lama kemudian Aoyama keluar menemui Hinana.
"Ada apa Hinana?" tanya Aoyama.
"Ibu mu.... Ibu mu meninggal, dia bunuh diri." ucap Hinana dan saat itu tangannya bergeta…
Salju Di Bulan Desember
83 Ren dan Aoyama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments