Sementara Surya terus melangkah menuju mobilnya. Sampai di dalam mobil, Surya memukul-mukul stirnya.
Lalu memukul kepalanya sendiri. Dia merutuki kebodohannya. Kelancangannya menodai bibir Nadia. Wanita yang sangat dicintainya.
Surya menstater mobilnya dan melajukan dengan kecepatan tinggi. Dia bagaikan orang yang sedang frustasi.
Berkali-kali terucap kata maaf untuk Nadia. Karena dia tahu kalau Nadia sangat marah dan tak memaafkannya.
Dalam kekalutannya, Surya pergi ke sebuah club malam. Salah satu tempat yang selalu berusaha dihindarinya.
Sampai di dalam club, Surya bertemu dengan teman kuliahnya. Dia memang hobi nongkrong di sana.
"Eh, ada Surya. Tumben kamu kesini, Sur. Ada angin apa?" tanya Yogi, teman sekelas Surya.
"Enggak apa-apa. Lagi kepingin aja. Ada siapa aja?" tanya Surya. Dia tak melihat temannya yang lain.
"Ada Erlin sama Thomas. Tuh, mereka lagi mojok." Yogi menunjuk ke arah sudut ruangan.
Terlihat Erlin dan Thomas sedang berciuman dengan mesra tanpa malu sedikitpun, meski banyak pasang mata yang memperhatikan mereka.
Erlin juga teman sekelas Surya. Di awal kuliah dulu, dia selalu mengejar-ngejar Surya. Tapi Surya selalu menghindarinya. Karena hati Surya hanya untuk Nadia seorang.
Kenapa mereka begitu gampangnya bercumbu? Sedangkan aku, baru nyium aja, Nadia marah setengah mati. Batin Surya.
"Enggak pesen minuman, Bro?" tanya Yogi yang sudah berkali-kali minum.
"Yang non alkohol, ada enggak?" tanya Surya. Dia selalu menghindari minuman beralkohol.
"Mana ada? Semua minuman di sini beralkohol," jawab Yogi sambil tertawa.
Surya melihat ke sekeliling. Dan tiba-tiba, matanya melihat dua sosok yang sangat dikenalnya.
Mama dan papanya Nadia. Ngapain mereka di sini. Dan mereka enggak cuma berdua. Ada sepasang lagi. Mungkin teman yang tadi dimaksud oleh mamanya Nadia.
Dan yang lebih membuat Surya tercengang, mamanya Nadia menenggak minuman yang ada di meja.
Bukankah tadi kata Yogi, di sini tak ada minuman yang non alkohol. Itu berarti Tante Susi minum minuman…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 8 BELUM MEMAAFKAN
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments
Ambar Lalakiki
lah mas surya ilang
2023-08-30
0