Setelah berbasa basi yang menurut Nadia sangat basi, Susi mengajak Nadia pulang.
"Kok buru-buru sih?" Rahma pun berbasa basi menanyakan seolah dia masih ingin ditemani mereka.
"Iya maaf, Jeng. Saya masih ada urusan. Lain kali kita main ke sini lagi. Yang penting sekarang Jeng Rahma sudah sehat. Kita ikut senang," sahut Susi.
"Ayo, Nadia. Kamu kan juga katanya masih capek," ajak Susi pada Nadia.
Nadia pun beranjak dari duduknya. Lalu menyalami Rahma dengan sopan.
Rahma kembali menatap perut Nadia. Ada kekhawatiran dalam diri Rahma.
Meskipun Rahma tahu, kalau tak mungkin secepat itu perut Nadia mlendung.
Rahma tetap berharap, itu tak akan pernah terjadi. Karena Surya pasti akan disalahkan oleh keluarga Nadia.
Dan Rahma berpikir, kedatangan Nadia dan mamanya ini, tak akan diberitahukannya pada Surya.
Kalau Surya suatu saat tahu, bilang aja lupa ngasih tahunya. Selesai kan?
Karena memang Rahma sudah tak mau lagi Surya mendekati Nadia. Ataupun sebaliknya.
Kecuali...kalau Nadia tiba-tiba hamil.
Susi dan Nadia masuk ke dalam mobil.
"Kamu mau ikut Mama ke salon enggak? Mama kayaknya butuh merelekskan pikiran dan badan nih," tanya Susi.
Susi biasa ke salon sekedar untuk spa. Di sana dia bisa merasa rileks oleh pijatan lembut para capster handal langganannya.
"Enggak ah, Ma. Nadia mau pulang aja. Ngantuk," jawab Nadia.
"Kalau ngantuk, tidur. Jangan kabur lagi. Awas aja kalau sampai kabur lagi. Begitu ketemu, kamu bakalan dirante sama papamu!" Susi menakut-nakuti Nadia.
"Ih, Mama. Memangnya Nadia guguk apa, pake dirante segala," sahut Nadia.
"Ya kalau kamu bandel dan enggak nurut? Mau diapain lagi? Dipasung?" Susi jadi gemas dengan sikap Nadia yang tidak mau menurut.
"Iya, Mama. Nadia bakal tidur. Lagian mau kabur kemana lagi? Duit aja enggak punya," sahut Nadia.
"Enak kan, kamu dapat hukuman dari papamu? Bandel, sih!"
Nadia langsung mengerucutkan bibirnya.
Mereka sampai di rumahnya. Nadia turun dari mobil. Sedangkan Susi melanjutkan pergi ke salon langgan…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 169 INGIN LEBIH CANTIK
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments