Sinta menelpon Rahma. Dia mengatakan kalau saat ini sedang bersama Yogi.
Tapi Sinta tak mengatakan kalau kedua orang tua Yogi sedang berada di rumah. Sesuai rencana mereka.
Sinta juga meminta Rahma untuk menelpon Toni, agar papanya itu bisa pulang cepat. Sebab ada hal penting yang mau disampaikan oleh Yogi.
"Hal penting apa?" tanya Rahma.
"Nanti aja, Ma. Kalau kita udah ngumpul semua, baru Aa Yogi mau ngomong," jawab Sinta. Dia masih berusaha menyembunyikannya.
"Ah, kamu itu. Sama Mama aja pakai rahasia-rahasiaan," ucap Rahma.
"Nanti juga Mama bakal ngerti, kok. Udah, ya." Sinta menutup telponnya. Dia tak mau keceplosan dan mengatakan yang sebenarnya.
Karena biasanya Rahma akan terus merengek seperti anak kecil, sampai Sinta mau bicara jujur padanya.
"Siapa, Ma?" tanya Surya yang baru saja pulang.
"Adikmu, Sinta. Dia minta papamu pulang cepat. Katanya ada hal penting yang mau disampaikan oleh Yogi. Kira-kira apa, ya? Kamu tau enggak, Sur?" tanya Rahma.
Surya hanya mengangkat bahunya.
Tebakan Surya, Yogi akan segera melamar Sinta. Yogi dan Sinta sudah pada kebelet kawin.
Buktinya, mereka sudah melakukannya. Dan Surya tak bisa menolak keinginan mereka. Daripada nanti nasib Sinta jadi enggak jelas.
Seperti halnya Nadia. Meski Surya sudah bersedia bertanggung jawab, dia malah memilih tetap mencintai lelaki lain.
Ya sudah. Silakan saja. Sekarang Surya sudah benar-benar bertekad menutup buku untuk Nadia.
"Kok kamu enggak tau? Kamu kan dekat sama Yogi?" Rahma merasa tak percaya kalau Surya tidak tahu.
"Emang enggak tau, Mama...! Mereka kan sekarang sibuk berdua. Surya ketemunya Yogi ya cuma pagi, kalau dia nyamperin Sinta," jawab Surya.
"Kalau di kampus, apa kalian enggak ketemu?" tanya Rahma lagi.
"Ketemu di kelas. Tapi apa terus di kelas kita mesti ngobrol? Enggak kan, Ma?"
Surya mengambil piring di atas meja makan.
"Cuci tangan kamu dulu, Surya," ucap Rahma.
Surya pun berjalan ke wastafel. Rahma yang mengambilkan nasi buat Surya.
Begitulah Rahma. Meski anak-anaknya sud…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 178 MERUBAH RENCANA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments