"Lu pasti bisa, Surya. Lu bilang begitu karena belum pernah mencoba. Makanya sekali-kali belok dikit. Nakal dikit enggak akan bikin lu masuk neraka!" Yogi terus saja menyemangati Surya.
Surya yang dianggap Yogi selama ini makhluk yang sempurna, ternyata hanya seorang lelaki lemah. Tak sekuat dirinya yang telah terbiasa dikecewakan.
Kecewa karena lahir di keluarga yang tak seharmonis keluarga orang tua Surya. Kecewa karena berkali-kali ditolak cewek.
Dan itu semua tak membuat Yogi terpuruk. Malah menjadikannya pribadi yang kuat.
Yogi tak pernah mikirin nilai-nilai kuliahnya harus punya IPK tinggi. Yogi tak pernah mikirin kalau semester berikutnya dia harus mengulang mata kuliah yang nilainya jeblok.
Yogi pun tak pernah mikirin ditolak cewek. Baginya, tertutup satu pintu masih ada pintu lain yang akan terbuka.
Dia tak pernah ngoyo dalam hidup. Yang penting dia enjoy menjalaninya.
Surya masih terdiam. Berpikir tentang hidupnya yang terlalu lurus. Hidup yang harus bisa menjadi kebanggaan kedua orang tuanya.
Sementara tak jarang dia tersiksa. Dia tak bisa nongkrong seenaknya kayak Yogi. Tak bisa tampil apa adanya. Harus selalu terlihat perfect.
Yogi menyalakan rokoknya. Lalu meletakan bungkus rokok di depan Surya.
"Merokok enggak bakal ngilangin kegantenganmu! Malah makin macho. Enggak kayak banci!" Kali ini ledekan Yogi sangat pedas.
Tidak! Aku bukan banci! Aku laki-laki sejati. Apa hal itu juga yang membuat Nadia lebih memilih Dewa?
Surya ingat saat SMA dulu. Enggak jarang Dewa beli rokok ketengan. Dan dengan santai dia menghisapnya. Di depannya dan Nadia. Nadia tak pernah protes. Toh, Dewa hanya sesekali saja merokoknya.
Mungkin karena faktor keuangan juga. Orang tua Dewa bukan orang kaya. Uang saku Dewa pun boleh dibilang pas-pasan.
Jangankan untuk membeli satu bungkus rokok, untuk naik angkot aja kadang kurang. Karena uang sakunya udah habis buat makan siang kalau ada tambahan mata pelajaran.
Dan Dewa tak pernah mengeluh. Dia nikmatin aja. Pulang sekolah jalan kaki…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 60 BELAJAR NAKAL
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments