Mati aku! Ngapain juga sih, mereka datang ke restauran ini?
Nadia memalingkan wajahnya, agar tak lagi melihat Surya. Tapi sayangnya, Surya sudah melihatnya.
Surya juga memalingkan wajahnya. Pura-pura tak melihat Nadia dan kedua orang tuanya. Tapi mata Surya juga menangkap sosok Doni di sana.
Doni. Ngapain cecunguk itu di sana? Apa itu juga orang taunya Doni? Pertemuan dua keluarga?
Segitu cepatnya mereka jadian dan berkomitmen? Syukurlah. Biar Nadia tak mengganggu hatiku lagi.
Dan maaf, Don. Kamu dapat sisaku. Batin Surya sambil terus melangkah mengikuti kedua orang tuanya.
Dan kebetulan kedua orang tuanya, tak melihat keluarga Nadia ada di tempat yang sama. Jadi tak ada acara basa-basi menghampiri mereka.
"Oh ya? Tapi kelihatannya Surya masih lapar ya, Nad," sahut Doni menyindir. Dia jadi paham kalau Nadia hanya berbohong saja.
Nadia berusaha menyembunyikan rasa malunya lewat senyuman. Entah senyuman apa. Nadia sendiri pun tak paham.
Susi pun hanya mengambil sedikit makanan. Hanya untuk menghormati tuan rumah, yang kurang menghargai tamunya.
"Kalian kenapa makannya sedikit? Ini masih banyak, lho," tanya Tedi.
"Kami tadi sudah pada makan sendiri-sendiri, Pak Tedi. Pak Tedi kan juga mengabarinya dadakan. Jadi kami sudah terlanjur mengisi perut lebih dulu," jawab Haris.
Sebenarnya dia sangat lapar. Bahkan dia sengaja tak menyentuh makanan kecil yang biasa disediakan OB-nya di kantor.
Haris berpikir, bakal makan besar dengan Tedi. Pengusaha sukses yang kaya raya.
Rupanya keluarga kaya raya yang hidupnya irit. Pesan makanan saja hanya cukup untuk keluarga mereka saja.
Pantesan kaya. Batin Haris.
Dimana-mana, kalau mengundang tamu, makanan yang dipesan dua kali lipat. Bahkan kalau perlu dilebihkan. Biar tidak kehabisan.
"Iya, maafkan saya, Pak Haris. Susah sekali membagi waktunya. Maklum pekerjaan saya banyak sekali. Makanya, saya ingin Doni segera selesai kuliahnya, dan bisa membantu saya di kantor," sahut Tedi.
Haris melirik sekilas pada Doni. Ada rasa…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 183 PURA-PURA KE TOILET
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments