"Kok lama banget?" tanya Yogi setelah Sinta kembali.
"Mm...antri, Kak," jawab Sinta berbohong. Meskipun dia tak pernah berbohong, tapi malu sekali kalau mengatakan yang sebenarnya, bahwa dia lama menatap dirinya di cermin.
"Ooh. Kirain cuma pembagian sembako aja yang ngantri," sahut Yogi.
"Beli tiket nonton juga ngantri, Kak." Sinta menyahut sekenanya tanpa maksud apapun.
"Masa? Aku enggak percaya," sahut Yogi.
"Coba aja ke bioskop, pasti antri beli tiketnya."
"Ke bioskopnya sama kamu, ya?" Yogi menaik turunkan alisnya. Bagi Sinta itu semakin membuat wajah Yogi menggemaskan.
Sinta menggelang.
"Kenapa?" tanya Yogi.
"Enggak bakal diijinkan sama kak Surya," jawab Sinta.
"Entar aku yang minta ijin." Surya tak pernah merasa takut pada Surya.
"Kalau enggak boleh?" tanya Sinta. Dalam hati dia berharap, Yogi benar-benar mengajaknya nonton berdua.
"Ya kita berangkat diam-diam," jawab Yogi.
Sinta langsung berkhayal dia pergi nonton dengan Yogi. Tapi terus Surya ngamuk-ngamuk dan menyusul.
"Heh, malah ngayal." Yogi menepuk tangan Sinta perlahan. Dia seperti tahu apa yang ada di pikiran Sinta.
Sinta hanya tersenyum.
Tring!
Ponsel Sinta berdering. Surya menelponnya.
Sinta menoleh pada Yogi. Yogi hanya mengangguk. Dia senang dengan sikap Sinta yang sangat sopan.
"Iya, Kak," sahut Sinta.
"Kamu udah pulang?" tanya Surya.
"Belum. Hehehe."
"Ngapain masih di situ. Udah pulang! Mana Yogi? Aku mau ngomong!"
Sinta memberikan ponselnya pada Yogi.
"Apaan, Bro?" tanya Yogi.
"Awas ya kalau berbuat macam-macam sama Sinta. Sekarang pulang kalian!" sahut Surya.
"Busyet, deh. Elu udah gue bantuin mikir, masih aja galak! Dasar teman enggak punya akhlak, lu." Yogi langsung menutup telponnya.
"Kok ditutup, Kak. Itu kan enggak sopan," ucap Sinta.
"Biarin aja. Bikin kesel sih. Enggak suka amat lihat temennya bahagia!" Yogi ngomel-ngomel.
Surya kembali menelpon Sinta.
"Iya, Kak?" sahut Sinta. Dia tahu, Surya bakal marah padanya.
"Kenapa terponnya ditutup? Aku kan belum s…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 69 MULAI JATUH CINTA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments