Setelah selesai berendam, Nadia keluar dari kamarnya. Perutnya terasa lapar.
Saat Nadia lagi asik makan, Susi menghampiri.
"Nad. Tadi ada yang nyariin kamu," ucap Susi. Lalu Susi duduk di depan Nadia.
"Siapa, Ma?" tanya Nadia menghentikan makannya.
"Katanya pacar kamu. Namanya Doni," jawab Susi.
Nadia tersentak dan langsung tersedak.
Uhuk.
Uhuk.
Lalu Nadia meraih gelasnya.
Susi menatap Nadia dengan heran.
"Beneran dia pacar kamu?" tanya Susi penasaran.
"Pacar dari hongkong!" jawab Nadia setelah selesai minum.
"Lah, kok dia bilang begitu?" Susi makin penasaran.
"Biarin ajalah. Suka-suka dia!" Nadia kembali makan.
"Anaknya ganteng juga." Susi berusaha memancing Nadia.
"Ganteng, tapi songong!" sahut Nadia.
Hhmm. Susi menghela nafasnya.
"Kayaknya anak orang kaya," ucap Susi.
"Yang kaya kan bapaknya. Dia tetep aja mahasiswa biasa. Dableg lagi!" sahut Nadia.
"Dableg gimana?" tanya Susi.
"Yang lain kuliah, dia mah nongkrong di kantin," jawab Nadia.
"Emang begitu rata-rata kalau merasa orang tuanya kaya. Suka seenaknya sendiri. Enggak pernah mikir kalau orang tuanya bisa kaya, karena rajin. Bukan dableg," ucap Susi.
"Nah, itu Mama tau. Yang kayak gitu kok mau jadi pacar Nadia. Hiiih...!" Nadia mengedikan bahunya.
Tadi memang Nadia mau jalan bareng Doni dari luar kampus sampai ke dalam kelas. Cuma sekedar untuk menemaninya jalan, daripada bete sendirian.
"Kamu harus pilih-pilih kalau berteman, Nad. Bukan soal kaya atau enggaknya, tapi kelakuannya." Susi menasehati Nadia.
"Iya. Nadia tau, Ma. Nadia juga enggak punya banyak teman kok di kampus."
Tiba-tiba wajah Nadia berubah sendu. Semua gara-gara Surya yang selalu membatasi pergaulannya.
Sekarang giliran Surya jalan sama Viona, Nadia jadi merasa sendirian.
Yogi juga ikutan menjauh darinya.
Nadia tak mau menyadari kalau semua itu akibat sikapnya yang plin plan. Yang selalu mengecewakan dan menyakiti Surya.
Nadia tak merasa bersalah, karena Surya yang selalu mengejarnya. Padahal Surya tahu kalau dirinya masih mengharapkan Dewa…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 179 ULTIMATUM UNTUK NADIA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments