Surya dan Yogi sampai di kantor polisi. Sebelumnya mereka ke rumah Yogi dulu meninggalkan motor Yogi. Mereka berboncengan pakai motornya Surya.
Sampai di kantor polisi, mereka menemui polisi yang kemarin menangani kasus kecelakaannya Nadia. Kebetulan orangnya sedang tak tugas jaga pos.
"Mari silakan masuk," ucap Hartono. Nama polisi itu.
"Terima kasih, Pak," sahut Surya dan Yogi berbarengan.
"Kalian ini siapanya korban?" tanya Hartono.
Surya bertatapan dengan Yogi. Yogi menyenggol kaki Surya, memberi kode dengan gerak bibirnya.
Surya mengangguk mengerti.
"Saya kakaknya korban, Pak. Kakaknya Nadia," jawab Surya berbohong.
"Oh, oke. Silakan isi data ini. Data korban juga kamu sebagai keluarganya." Hartono memberikan secarim kertas pada Surya.
Dengan cepat Surya mengisinya. Dia sudah sangat hafal dengan identitas Nadia. Hingga Hartono tak curiga kalau Surya bukan kakak Nadia.
"Apal amat," ucap Yogi perlahan.
Surya menyenggol lengan Yogi. Khawatir Hartono mendengarnya. Dan jadi curiga.
"Sudah, Pak." Surya menyerahkan kembali kertas tadi.
Hartono membacanya dengan teliti. Lalu manggut-manggut.
"Jadi begini, Surya. Si penabrak minta ini diselesaikan secara kekeluargaan. Kemarin keluarganya sudah datang ke sini. Mereka akan mengganti semua biaya pengobatan korban," ucap Hartono menjelaskan.
"Enak banget. Nabrak seenaknya, terus bayar dan urusan selesai," sahut Yogi.
"Ini semua terserah kalian. Kalau mau diperkarakan, ya silakan. Tapi kondisi korban tidak parah, kan?" tanya Hartono.
"Tidak, Pak. Memang luka di kakinya perlu dijahit, tapi tidak terlalu parah," jawab Surya. Dia pun tak berharap kondisi Nadia lebih parah lagi.
"Nah, maka dari itu. Kalian sebaiknya ketemu sama penabraknya dan selesaikan secara kekeluargaan. Nanti saya kasih nomor telpon dan alamatnya. Atau kalian mau menemuinya di sini?" Hartono memberikan pilihan pada Surya.
"Suruh kesini saja orangnya, Pak," sahut Yogi.
Yogi tak mau kalau harus mencari orangnya. Dari beberapa berita yang pernah didengarnya, b…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 35 CEMBURU PADA MASA LALU
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments
Ambar Lalakiki
ni novel cakep lho
2023-08-31
0