Surya kembali ke kursinya disambut tatapan ingin tahu dari keluarganya. Surya memberi kode bahwa ia akan menjelaskannya nanti di rumah.
Erlan tak kembali ke kursinya. Mungkin dia malu dan langsung keluar dari restauran.
Tuti dan Sekar mendatangi mereka yang masih penuh tanya. Lalu dia segera pamit pulang tanpa duduk dulu.
"Maafkan saya. Kami pulang duluan." Lalu Tuti menarik lagi tangan Sekar untuk segera pergi.
Malu, pasti. Bagaimana tidak, dia yang tadi begitu memuji-muji Sekar, ternyata kenyataannya nol besar.
"Ya sudah, kita juga pulang sekarang," ajak eyang putri.
Mereka semua beranjak tanpa ada yang menolak. Sinta menyerahkan hape Surya.
Toni berjalan ke kasir. Terpaksa dia yang harus membayar semua tagihannya.
Tapi tak apa, toh keluarganya lebih banyak dibandingkan keluarga Sekar. Meskipun mereka hanya diundang.
Setelah membayar, Toni menyusul keluarganya yang sudah lebih dulu keluar.
"Ma, kita jalan-jalan dulu sebentar ya," pamit Surya pada Rahma. Dia dan Sinta masih ingin menikmati suasana malam di Jogja sebelum besok pagi mereka pulang kembali ke kotanya.
"Pulangnya jangan kemalaman," jawab Rahma. Lalu dia masuk ke mobil setelah suaminya datang.
Surya dan Sinta berjalan menyusuri jalanan sambil membahas peristiwa tadi.
"Gila juga ya, Sekar?" komentar Sinta.
"Ya begitulah. Dengan begini, artinya urusanku dengan niat perjodohan mereka, kelar," ucap Surya.
"Harusnya tadi digampar aja tuh, cewek munafik kayak Sekar," ucap Sinta.
"Hush! Itu namanya kekerasan dalam rumah tangga. Eh, di luar rumah tangga." Surya tertawa lepas.
Sinta pun ikut tertawa. Mereka terus berjalan sambil sesekali berpose di tempat-tempat yang mereka lalui.
Setelah capek, mereka berhenti di sebuah warung angkringan. Tempat tongkrongan legendaris yang sangat memasyarakat. Harganya pun sangat terjangkau oleh kantong.
"Asik ya, Kak. Bisa nongkrong tanpa harus keluar uang banyak," ucap Sinta.
Dia sangat senang jalan dengan kakaknya. Bisa menikmati makanan di warung yang mer…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 18 MERINDUKANMU
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments