Sepanjang perjalanan ke kampus, Yogi hanya diam saja. Dia juga menjaga jarak duduknya dari Viona. Tak lagi terlalu ke belakang.
Tapi Viona tak mempedulikannya. Viona memang tak pernah merespek perhatian Yogi. Baginya Yogi adalah cowok brengsek yang hobinya berganti-ganti mengencani cewek-cewek di kampusnya.
"Aku turun di sini aja," ucap Viona sambil menepuk pelan bahu Yogi, di depan kampus.
Yogi pun menghentikan motornya dan membiarkan saja Viona turun.
Yogi hanya menatap sebentar ke arah Viona yang berjalan menjauh. Dadanya naik turun menahan rasa kesal.
Lalu Yogi kembali melajukan motornya menuju warung tadi. Dan masuk kembali ke tempat Surya sedang menikmati sarapannya yang tertunda.
"Udah?" tanya Surya sambil menatap wajah Yogi yang murung.
"Udah," jawab Yogi. Lalu duduk kembali di kursinya tadi.
"Kok cepet banget?" tanya Surya lagi.
"Cepetlah. Kan cuma sampai depan kampus doang," jawab Yogi.
"Kenapa enggak dianter sampai depan kelasnya? Entar disamber orang lho," ledek Surya.
Dipikir Surya, Yogi sudah berhasil mendapatkan Viona.
"Disamber geledek juga bodo amat!" sahut Yogi yang masih kesal dengan Viona.
"Hush! Sembarangan aja. Entar kamu nyesel, Yog," sahut Surya.
"Gue enggak bakalan nyesel, Bro. Males gue ama cewek gak tau perasaan kayak gitu! Udah dibaik-baikin masih aja kayak tembok!" sungut Yogi.
"Kirain kalian udah jadian," komentar Surya.
"Gue kira juga dia udah ngelupain elu. Enggak taunya masih aja ngarepin elu. Bete kan, gue?"
Surya terkekeh. Dia juga tidak pernah tahu kenapa Viona begitu sangat mengejarnya. Padahal Surya sendiri selalu mengacuhkannya. Dan lebih memberikan perhatian pada Nadia.
"Ya udah, enggak usah dipikirin. Masih banyak cewek lain yang lebih dari Viona," ucap Surya dengan entengnya.
Karena Surya tahu banyak sekali kelebihan Yogi. Dia ganteng, tinggi dan berkulit bersih. Anak orang kaya juga. Kurang apa lagi.
"Elu sih enak. Banyak penggemar. Eh, ngomong-ngomong, siapa cewek yang telponan ama elu tadi?" tanya Yogi.
"Celyn. Temen SMA-…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 34 SENDIRI
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments