"Vi! Kok melamun lagi?" tanya Nadia.
"Ee....Enggak. Ayo kita selfie," jawab Viona tergagap.
"Ya kamu ke sini dong. Kakiku kan masih sakit buat jalan," sahut Nadia.
"Oke." Viona berdiri dan mendekat ke Nadia.
"Sini, aku yang motoin." Surya mengambil ponsel Nadia yang sudah pada mode kamera.
"Jangan. Kamu ikutan kita selfie," tolak Nadia.
"Ah, enggak mau. Kalian aja." Surya menjauh dan mulai ancang-ancang mengambil gambar mereka.
Males banget foto bareng Viona. Kalau hanya berdua Nadia saja sih, aku enggak bakalan menolak. Batin Surya.
"Ayo siap, action! Satu...dua...ti...ga."
Klik.
Klik.
Klik.
Surya mengambil tiga kali foto mereka. Meski dia hanya fokus pada wajah Nadia saja.
"Ganti pose, Sur. Kamu ambilnya dari sebelah sana. Biar kelihatan suasana ramenya," pinta Nadia sambil menunjuk tempat buat Surya berdiri.
Surya menuruti. Apapun yang Nadia minta, hampir selalu dituruti oleh Surya.
"Udah, nih." Surya mengembalikan ponsel Nadia.
Viona pun kembali ke kursinya.
"Sebentar, lihat hasilnya dulu." Nadia membuka galerinya. Melihat hasil jepretan Surya.
"Mm....bagus banget. Lihat ini, Vi. Bagus, kan?" Nadia memperlihatkannya pada Viona.
Surya tersenyum bangga. Ya, Surya memang punya bakat fotography. Bukan sekali dua kali dia mengambil foto dengan hasil memuaskan.
Bahkan di galery ponselnya banyak sekali foto-foto Nadia yang kadang diambilnya diam-diam.
Ada juga beberapa foto selfie-nya bersama Nadia. Dan semua itu tersimpan rapi di galery ponselnya.
"Iya, bagus banget pengambilannya. Kamu hebat, Sur," puji Viona pada Surya.
Surya hanya tersenyum sekilas. Sepertinya dia tak membutuhkan kata-kata pujian dari Viona.
Viona melirik ke arah Surya sekilas juga. Hatinya sedikit kecewa dengan reaksi Surya.
"Kirim ke nomorku, Nad," pinta Viona.
"Oke." Nadia langsung mengirimkannya ke nomor Viona.
"Kamu mau aku kirimin juga, Sur?" tanya Nadia pada Surya dengan polosnya.
"Enggak!" jawab Surya dengan ketus.
Ngapain aku nyimpen fotonya Viona. Menuh-menuhin galery aja. Batin Surya.
"Y…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 45 DIMANA PERAHU KERTASKU
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments