Setelah menghabiskan rokoknya, Yogi kembali masuk ke dalam.
"Lama amat, Yog?" tanya Novia.
"Kan Yogi merokok dulu, Ma," jawab Yogi.
"Hmm...Kebiasaan deh," sahut Novia.
Novia tak lagi melarang Yogi merokok, karena sudah dewasa. Asalkan tahu tempat. Dan Yogi mematuhi itu.
"Ya mau gimana lagi? Kan enggak boleh merokok di ruangan ini. Mama sih, carinya tempat yang di dalam. Coba di luar sana?"
"Tadi kan penuh, Sayang. Masa iya, enggak jadi makan cuma gara-gara enggak dapat tempat yang outdoor?" sahut Novia.
"Den Yogi mau jalan-jalan ke pelabuhan, enggak?" tanya mak Yati.
"Boleh, Mak," jawab Yogi.
Dia kepingin juga melihat kapal-kapal yang bersandar. Sekalian kepingin lihat kapal yang katanya tempat kerjanya Putra.
"Ayo. Mama juga mau. Papa mau juga, kan?" tanya Novia pada Arya.
"Masa Papa ditinggal sendirian di sini?" jawab Arya.
Dia terbiasa kemana-mana bareng Novia, rasanya bakal kesepian kalau sendirian.
"Ya udah. Ayo. Jalan kaki kan, Mak?" tanya Novia.
"Naik helikopter, Ma. Hahaha," sahut Yogi sambil tertawa.
"Bisa aja kamu, Yogi!" Novia juga ikut ketawa. Anaknya ini memang paling suka nyleneh kalau nyautin orang bicara.
Mereka pun berjalan kaki ke sana. Novia sangat bahagia bisa melihat begitu banyaknya kapal yang bersandar, terlebih bisa jalan bareng keluarganya.
Hal yang lama tak pernah mereka lakukan. Sejak mencari uang jadi tujuan utama mereka.
Mereka jadi lupa, kalau di antara mereka masih ada Yogi yang sangat membutuhkan kebersamaan.
Yogi pun tak kalah bahagianya. Tapi sayangnya dia malah menggandeng tangan mak Yati, orang yang telah mengasuhnya sejak kecil. Bukan Novia, wanita yang telah melahirkannya.
Tapi bagi Novia sendiri, itu sudah jadi resikonya. Karena dia tak punya banyak waktu untuk anaknya ini.
"Apa kita bisa naik ke kapal itu?" seru Novia.
Angin malam yang cukup kencang, ditambah suara riuh orang yang hilir mudik dan juga suara sirine dari kapal yang mau berlayar, membuat bising.
Ngomong kalau enggak teriak tak akan terdengar.
"Bisa! Tante mau nai…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 100 JALAN JALAN DI KAPAL
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments