Selesai makan dan beres-beres, keluarga Surya kumpul di ruang tengah sambil menonton televisi kayak biasanya.
Rahma dan Toni sudah duluan. Surya dan Sinta menyusul karena mereka punya tugas beresin meja makan.
"Udah beres?" tanya Rahma.
"Udah dong. Udah kita cuci juga piringnya," jawab Surya.
"Kita? Aku, kali....!" sahut Sinta.
Surya nyengir karena ketahuan bohongnya.
"Cuci piring kan memang tugasnya cewek. Iya enggak, Ma?" Surya minta pembelaan dari Rahma.
Sinta langsung manyun.
"Enggak juga. Cowok juga harus bisa cuci piring," jawab Rahma.
Sinta menjulurkan lidahnya, meledek Surya. Merasa dapat pembelaan dari Rahma. Meskipun pada prakteknya dia juga yang mengerjakan.
"Sur. Mama mau tanya. Bagaimana hubungan kamu sama Nadia?"
Surya tercekat. Dia tak menyangka Rahma bakal menanyakan soal itu.
Sinta menatap kakaknya. Dia juga kepo soal itu. Apalagi setelah membaca tulisan di kertas yang ditemukannya di kamar Surya.
Surya menghela nafasnya.
"Baik-baik aja, Ma," jawab Surya.
"Maksudnya?"
"Mm...maksudnya, ya baik-baik aja, Mama."
"Heem. Padahal Mama maunya jawaban yang lebih spesifik," sahut Rahma.
"Spesifik bagaimana, Ma?"
"Maksud Mama, apa kamu punya rencana ke depannya? Tadi Papa juga menanyakan hal itu. Iya kan, Pa?"
Toni mengangguk. Sinta terus menyimak.
"Rencana apa? Kami kan masih kuliah, Ma. Belum saatnya memikirkan rencana selanjutnya," jawab Surya.
Dalam hati dia juga tak mengerti akan seperti apa kelanjutan ceritanya.
"Soal kuliah, tetap harus diselesaikan. Tapi hubungan kalian juga mestinya ada kepastian," ucap Rahma. Dia tak mau hubungan mereka hanya menggantung tak jelas.
Rahma dan Toni sangat berharap bisa besanan dengan orang tua Nadia.
"Nanti deh, Surya bicarakan dengan Nadia," sahut Surya.
"Kalau bisa sebelum kalian skripsi, sudah ada kepastiannya. Jadi enggak mengganggu saat kalian mengerjakan skripsi." Toni ikut menimpali.
Sinta mengangguk-angguk.
"Iya, Sur. Jangan sampai hubungan kalian terus menggantung. Nanti malah terg…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 56 KEPUTUSAN YANG SULIT
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments