"Surya! Sinta! Ayo bangun! Kalian ini, sudah dibilangin berangkat pagi, malah jam segini belum bangun!" seru Rahma dengan kesal.
Sebenarnya salah Rahma juga, tak membangunkan mereka saat subuh tadi. Dia pikir, biasanya Surya sudah bangun dan sholat.
Surya dan Sinta sama-sama menggeliatkan badan. Lalu membuka matanya.
Rahma masih berdiri di dekat mereka sambil berkacak pinggang. Pakaiannya sudah rapi.
"Mama mau kemana?" tanya Sinta dengan suara yang masih parau.
"Mau kemana? Pagi ini kan kita pulang!" jawab Rahma.
Sinta mengernyitkan dahi. Otaknya belum konek. Maklum, nyawanya belum kumpul.
Surya bangkit dari tempat tidur duluan, karena dia yang tidur di bagian pinggir. Tak lupa dia mengacak rambut Sinta dulu sebelum meninggalkan kamar.
"Iih, Kakak! Iseng banget!" seru Sinta, lalu memeluk guling lagi.
"Eh, disuruh bangun kok malah tidur lagi." Rahma menarik guling yang dipeluk Sinta.
"Ayo bangun! Eyang sudah siapin sarapan. Kamu mandi terus sarapan. Pesawatnya jam delapan. Bandaranya di sini jauh," ucap Rahma lagi.
"Iya...." sahut Sinta dengan malas. Tapi dia tetap jalan juga. Jangan sampai tertinggal di rumah eyangnya. Bisa mati berdiri hidup dengan orang yang terlalu banyak aturan.
Seperti kemarin sore, Sinta pun mandi di kamar mamanya. Karena sudah keduluan Surya. Dan bisa lama nunggunya.
"Ma...! Tolong ambilin handukku!" teriak Sinta dari dalam kamar mandi.
Rahma yang sedang membereskan pakaiannya, mengambilkan handuk Sinta.
"Handuk siapa?" tanya eyang putri.
"Punya Sinta, Bu," jawab Rahma.
"Jangan biasakan anakmu memerintahmu. Itu ndak sopan!" ucap eyang putri ketus.
Dalam adatnya, tak boleh seorang anak memerintah orang tua. Apalagi sambil teriak-teriak.
"Sinta lupa membawanya, Bu. Tadi minta tolong sama saya," sahut Rahma dengan sopan.
"Minta tolong kok teriak-teriak," ucap eyang putri, lalu pergi ke ruang tamu.
Rahma kembali ke kamarnya. Memberikan handuk buat Sinta.
"Ini, Sin. Lain kali jangan teriak-teriak. Enggak enak didengar eyang putri," ucap Ra…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 21 TATAKRAMA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments