Setelah sampai di kota, Surya mengantarkan Viona dulu ke kosannya.
"Mau mampir dulu, Sur?" tanya Viona sebelum turun.
"Enggak deh, Vi. Aku capek banget. Ngantuk juga," jawab Surya.
Perjalanan yang memakan waktu cukup lama dan harus menyetir sendiri, membuat badan Surya terasa pegal semua.
"Ya udah. Kamu pulang aja. Terus istirahat. Tapi mandi dulu aja, Sur. Biar badanmu lebih segar. Enak buat istirahat," ucap Viona.
"Oke, Vi. Makasih, ya," ucap Surya.
"Kok kamu yang makasih? Harusnya aku dong yang bilang makasih. Kamu udah nganterin aku pulang sampai ke kosan," sahut Viona.
"Iya, sama-sama, Vi. Kamu juga udah nemenin aku di perjalanan. Jadi aku enggak bete," ucap Surya.
Viona tersenyum. Lalu menoleh ke belakang, mengambil tasnya di jok tengah.
"Biar aku ambilin, Vi. Tanganku kan lebih panjang." Surya langsung mengulurkan tangannya ke jok tengah.
Tapi sayangnya, Viona belum sempat menarik tangannya lagi. Hingga lengan mereka bertabrakan. Dan wajah keduanya hampir saling menyerempet.
Sesaat mereka terdiam dan saling pandang. Hembusan nafas mereka pun bertukar.
"Oh, maaf, Vi." Surya segera menarik tangannya duluan. Karena tangan Viona ada di depannya.
"Iya, Sur. Enggak apa-apa," sahut Viona.
"Makasih ya, Sur. Aku turun dulu," ucap Viona.
"Iya, Vi. Ati-ati. Besok kamu kuliah pagi, kan?" tanya Surya.
Surya masih sangat hafal jadwal kuliah kelasnya Nadia. Yang jelas sama dengan Viona, karena mereka satu kelas. Meskipun ada beberapa mata kuliah yang berbeda.
"Iya. Kamu juga kuliah pagi?" Viona juga masih hafal jadwal kuliah Surya. Karena dulu, dia sering pura-pura menemani Nadia ke kelas Surya. Padahal niatnya memang kepingin ketemu Surya.
"Iya, Vi. Besok pagi aku nyamper kamu, ya," ucap Surya tanpa sadar.
Sesaat Viona bengong.
Dalam hati bertanya, sejak kapan Surya mau menyamperinya ke kampus?
"Vi...!" panggil Surya, mengagetkan Viona.
"Eh, iya! Iya, enggak apa-apa, Sur. Aku duluan, ya." Viona buru-buru turun dari mobil Surya.
Wajahnya sudah merah merona.
Padahal tadi sep…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 163 PERHATIAN VIONA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments
Dafi Maulana
harusnya ceritanya lebih fokus ke Nadia sama dewa,ini kenapa tokoh utamanya malah yang di bikin bodoh
2023-07-05
0