Nadia masuk ke dalam kamar dan langsung mengunci pintunya.
Ceklek!
Lalu menyandarkan tubuhnya di pintu. Senyumnya mengembang.
Dia ingat kembali saat tadi Surya mencium bibirnya. Nadia memejamkan mata, mencoba mencari kembali rasa itu.
Manis, hangat dan....Akh...!
Nadia langsung melorot ke lantai. Lututnya tiba-tiba lemas, seakan tak mampu menopang tubuh kerempengnya.
Setelah merasa kuat kembali, Nadia berusaha berdiri. Lalu melangkah ke meja belajarnya.
Di sana banyak sekali koleksi perahu kertas, yang dibuatnya sesaat setelah dia pernah mengecewakan Surya.
Nadia mengambil semuanya. Lalu satu persatu dia masukan ke dalam keranjang sampah.
Dewa...Aku tahu kamu tak akan pernah datang.
Kamu sudah melupakan aku, kan?
Atau kamu sudah mendapatkan penggantiku?
Kalau begitu, selamat ya?
Aku juga sudah mendapatkan penggantimu.
Surya.
Ya, Surya yang menggantikanmu.
Kamu ikhlas kan, kalau posisimu di hatiku digantikan oleh Surya?
Kamu harus ikhlas!
Karena aku tak mau dianggap bodoh, mencintai masa lalu kita.
Nadia terus saja bermonolog, sampai pada perahu kertasnya yang terakhir.
"Selamat tinggal Dewa. Selamat jalan. Semoga kamu mendapatkan wanita lain yang lebih dari aku. Dan semoga kamu bahagia!"
Lalu Nadia menutup lagi keranjang sampahnya.
Kini hari-harinya hanya akan diisi dengan Surya. Dia akan membuat sejuta kenangan manis dengan Surya, yang akan mereka kenang, kelak jika salah satu dari mereka diambil lebih dahulu oleh Sang Maha Pencipta.
Sementara Viona yang pulang kampung karena ibunya sakit, sedang berjalan-jalan menyusuri tepian pantai.
Sendiri. Karena di kota kelahirannya, Viona sudah tak punya teman lagi.
Sahabat-sahabatnya kuliah di luar kota. Di rumah hanya ada ibunya yang baru sembuh, setelah Viona pulang.
Bapak dan kakak lelakinya belum pulang kerja.
Viona yang jenuh karena selama dua hari hanya di rumah saja, pamit pada ibunya, untuk berjalan-jalan ke pantai.
Dari pantai, Viona menatap ke arah pelabuhan. Viona melihat sebuah kapal yang masih sangat diingat ol…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 96 VIONA DAN KENANGAN
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments