Nadia terduduk diam di kamarnya. Piihan yang sangat sulit baginya.
Selama ini dia sudah sangat nyaman dengan persahabatannya. Surya selalu ada untuknya. Dan dia pun selalu menurut apa saja kata Surya.
Surya sudah tahu kalau Nadia masih mencintai Dewa. Dan akan setia menunggu, meski Dewa bagaikan hilang ditelan bumi.
Surya tak pernah keberatan saat mengantarnya ke sungai dan melajukan perahu kertasnya biar sampai ke tempat dimanapun Dewa berada.
Walaupun kadang Surya suka bergumam tak jelas. Dan Nadia tak pernah menghiraukannya.
Nadia menunggu balasan terakhir chatnya pada Surya. Tapi jangankan membalas, dibacapun enggak.
Nadia tak berfikir negatif. Mungkin Surya lagi masuk kelasnya.
Tapi hingga siang, chat Nadia tetap diabaikan oleh Surya. Padahal Nadia tahu kalau beberapa menit yang lalu Surya online.
Nadia mulai berfikir, ada apa dengan Surya? Apa dia sibuk banget? Tapi tak biasanya Surya bersikap seperti ini padanya.
Biasanya, sesibuk apapun, Surya selalu membalas chatnya. Bahkan kalau Nadia tak mengechatnya, Surya akan mendahului.
Aduh, gimana ini? Malam minggu tinggal tiga hari lagi. Itu artinya besok atau lusa, Nadia harus sudah ambil keputusan.
Dan Nadia tak ingin mengambil keputusan sendiri. Surya mesti ikut mikir.
Masa iya aku harus bertunangan dengan Surya, sahabatku sendiri. Aku juga tak mencintai Surya. Surya pun sepertinya begitu. Meskipun selama ini Surya tak pernah terlihat dekat dengan wanita manapun.
Nadia semakin gelisah. Dia hanya bolak balik saja di kamarnya sambil menahan rasa sakit di kakinya.
Ah, biarlah. Nanti juga Surya bakalan ke sini. Nadia merebahkan tubuhnya. Mengistirahatkan kaki dan juga otaknya yang terasa buntu.
Sementara Surya sudah selesai mengikuti kuliah terakhirnya. Dia keluar dari kelas, diikuti Yogi.
"Hey, Bro. Tungguin napa? Enggak kasihan apa sama adik ipar yang otaknya udah eror?" pinta Yogi memelas.
"Makanya kalau punya otak jangan cuma diisi sama wanita-wanita!" sahut Surya.
Yogi memang hobi menggoda cewek-cewek. Dan kala…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 66 MENCARI KESEMPATAN
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments