Yogi melajukan mobil dengan kecepatan sedang. Sinta sudah kayak polisi lalu lintas yang selalu mengecek jarum spedometer.
Naik sedikit aja, Sinta sudah teriak-teriak. Mungkin kalau ada peluit, Sinta bakal meniupnya berkali-kali.
"Enggak usah kenceng-kenceng, A. Kampungnya kak Viona juga enggak akan pindah, kok," ucap Sinta saat melihat jarum spedometer naik ke angka di atasnya.
"Iya, bawel!" sahut Yogi.
"Tau gini, tadi enggak usah ikut!" gerutu Yogi.
"Enak aja! Nanti Aa kebut-kebutan. Terus kalau Aa kenapa-napa, gimana?" sahut Sinta yang mendengar gerutuan Yogi.
"Hhmm. Iya deh. Kamu tidur aja, ya. Nanti aku bangunin kalau udah nyampe," ucap Yogi.
"Enggak akan! Nanti kesempatan Aa ngebut, kan?" tolak Sinta.
Yogi terkekeh. Sinta tahu aja maksud Yogi.
"Ya udah, kalau enggak mau tidur, nyanyi aja deh," ucap Yogi.
"Itu kan udah ada yang nyanyi, A. Entar saingan, lagi." Sinta terkikik. Merasa lucu dengan kata-katanya sendiri.
"Kepedean, kamu!" Yogi mengacak rambut Sinta dengan tangan kirinya.
"Iih, Aa. Berantakan tau!" Sinta langsung manyun.
"Siapa suruh kamu kepedean! Hahaha." Yogi malah tergelak.
"A. Hapenya bunyi tuh." Sinta menunjuk ponsel Yogi yang diletakan di antara mereka.
"Dilihat deh, dari siapa," sahut Yogi.
Sinta mengambil ponsel Yogi.
"Telpon dari kak Viona," ucap Sinta.
"Angkat aja. Bilang aku lagi nyetir," ucap Yogi.
"Aku aktifin loudspeakernya deh." Sinta segera mengaktifkan loudspeaker ponsel Yogi.
"Iya hallo, Vi. Aku lagi di jalan nih. Ada apa?" tanya Yogi.
"Enggak apa-apa. Cuma mau mastiin aja. Udah sampai mana?" tanya Viona.
"Baru masuk tol. Ya...sekitar dua jam-an lagi kita sampai," jawab Yogi.
"Emang kamu sama siapa aja?" tanya Viona lagi.
"Aku sama Sinta," jawab Yogi.
"Sinta adiknya Surya?" tanya Putra pada Viona.
Viona mengangguk.
"Ya udah, ati-ati. Surya belum bisa dihubungi. Hapenya enggak aktif." Lalu Viona mematikan panggilannya.
"Coba kamu telpon Surya, Cin," pinta Yogi pada Sinta. Dia jadi khawatir karena Viona bilang nomor Surya tidak aktif.…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 140 TAK ADA YANG SEMPURNA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments