Sementara setelah Viona menghampiri Dewa tadi, Sinta dan Yogi berjalan-jalan menyusuri pantai. Mereka bercanda, berlari-larian mengejar ombak yang datang dan pergi.
Dunia seakan milik mereka berdua. Yang lain ngontrak!
Tak lupa mereka abadikan momen kebahagiaan dengan kamera ponsel milik Sinta.
"A, kita ke pelabuhan yuk. Aku pingin lihat kapal-kapal itu dari dekat," ajak Sinta.
"Ayo. Tapi jauh lho. Kamu kuat jalannya?" tanya Yogi.
"Kuatlah. Cuma segitu kok jauh," jawab Sinta menyepelekan.
"Oke." Yogi menggandeng tangan Sinta. Mereka berjalan beriringan menuju pelabuhan.
Hari yang semakin senja membuat lampu-lampu kapal yang menyala, semakin memperlihatkan keindahannya.
"Bagus banget, A. Tuh, lihat lampu-lampunya banyak banget. Nyala semua!" Sinta menunjuk ke arah pelabuhan.
"Iyalah. Kalau lampunya enggak dinyalain, kan jadi gelap. Kayak di kuburan," sahut Yogi.
"Aa, ih! Ngomongnya begitu. Nakutin aja," ucap Sinta.
Sinta termasuk anak yang penakut. Takut kegelapan apalagi denger kata kuburan.
Sinta semakin mengeratkan genggaman tangannya. Yogi senyum-senyum sendiri. Lalu mengacak rambut Sinta.
"Dasar anak bocah! Gitu aja takut!" ucap Yogi.
"Biarin! Aa sih, ngomongnya begitu," sahut Sinta.
"Iya deh. Diralat!" Yogi tertawa ngakak.
"A, aku capek. Ternyata jauh juga," ucap Sinta.
"Mm. Tadi katanya kuat?" sahut Yogi.
"Kirain deket. Hehehe." Sinta terkekeh sendiri.
"A. Gendong," pinta Sinta.
"Hah, gendong?" Yogi terbelalak.
Sinta mengangguk.
"Berat ah. Udah gede minta gendong!" ucap Yogi.
"Tadi katanya anak bocah!" Sinta mengembalikan omongan Yogi tadi.
"Mm. Ya udah, sini!" Yogi berjongkok di depan Sinta.
Dengan tanpa rasa berdosa, Sinta naik ke punggung Yogi. Dia bak anak TK yang minta digendong bapaknya.
"Pagangan yang kenceng!" ucap Yogi.
Sinta pun melingkarkan tangannya di atas pundak Yogi. Yogi menahan kedua kaki Sinta agar memudahkannya berjalan.
Dengan tertatih, Yogi berjalan. Badannya yang tak terlalu besar, membuatnya cepat capek.
Baru setengah perjalanan, Yogi me…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 148 BASAH SEMUA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments