Sementara saat Surya sampai di cafe, Yogi lagi asik main hape. Secangkir cappucino menemaninya. Sebatang rokok pun tak ketinggalan menyelip di jarinya.
Yogi yang paham kalau Surya tak suka dengan minuman beralkohol, memilih tempat yang tak menyediakan itu.
"Hay, Yog," sapa Surya.
"Eh, kirain enggak jadi dateng," sahut Yogi.
"Pesen minum, Sur. Mau minum apaan lu?"
"White coffe aja."
"Mau makan sekalian enggak?" tanya Yogi lagi.
"Enggak. Aku baru aja makan di rumah," jawab Surya. Meskipun makannya sudah beberapa jam yang lalu. Tapi Surya masih merasa kenyang, karena dia makan banyak sekali.
"Tumben lu mau gue ajakin nongkrong? Udah pamitan ama nyokap elu? Entar dicariin, lagi."
"Udahlah. Kalau udah pamit, enggak bakalan dicariin," sahut Surya. Dia sendiri kadang bete pada mamanya, yang selalu mengirimkan pesan supaya enggak pulang terlalu larut. Padahal udah pamit.
Mungkin Rahma lupa kalau Surya sudah dewasa dan dia seorang laki-laki. Bukan anak bocah yang mesti dicariin terus.
"Pamit ama ayang Nadia juga?" ledek Yogi.
Surya menatap Yogi sekilas.
"Eh, jangan liatin gue kayak gitu dong. Gue kan malu...!" ucap Yogi dengan gaya kemayu.
Surya mendengus. Dasar orang sinting! Batin Surya.
"Aku pesen minum dulu. Waitresnya enggak dateng-dateng." Surya berdiri dan menuju mini bar tempat pemesanan.
"Aku minta white coffee satu. Di meja yang ujung sana, ya," ucap Surya pada seorang waitres yang lagi melayani pesanan pengunjung.
"Oke. Sebentar, ya."
Surya mengangguk, lalu kembali ke meja Yogi.
"Gimana kabar Cinta, Sur?" tanya Yogi setelah Surya duduk kembali.
"Cinta? Cinta ama siapa?" Surya pura-pura enggak ngeh. Padahal dia tahu kalau yang dimaksud Yogi adalah Sinta.
"Adik lu, Surya....!" jawab Yogi dengan gemas.
"Ooh. Sinta. Bukan Cinta. Kamu enggak bisa ngomong huruf S, ya?"
Yogi tertawa senang, bisa meledek sahabatnya ini lagi.
"Iya, deh. Syinta. Kenapa enggak lu ajak sekalian?" Yogi lebih senang kalau Surya ngajakin Sinta. Karena dia bisa bikin Surya…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 59 AKU TAK SEKUAT ITU
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments