Surya dan Sinta sampai di restauran, satu jam setelah semua orang berkumpul.
Baik eyang putri maupun Rahma, tak ada yang berani ngomel. Pastinya mereka menjaga image-nya di depan keluarga Astuti.
Astuti atau lebih akrab dipanggil Tuti, adalah teman tetangga mereka pada jaman dulu. Bapaknya Tuti dan eyang kakung dulunya sama-sama abdi dalem kraton. Tempat tinggal yang berdekatan, membuat hubungan mereka sangat akrab.
Tapi setelah anak-anak mulai besar, hubungan mereka merenggang. Sebab keluarga Tuti pindah keluar kota. Jaman dulu kan belum ada hape, telpon rumah pun jarang yang punya.
Eyang ketemu lagi saat ada acara di kraton. Semacam reuni bagi para sesepuh. Di sanalah eyang kakung bertemu pak Hadi, bapaknya Tuti.
Ternyata Tuti kembali ke kota Jogja mengikuti tugas suaminya. Dan kedua orang tuanya pun jadi sering ke Jogja lagi.
Beberapa saat yang lalu, saat ketemu dengan Tuti dan Erlan, suaminya, eyang putri menceritakan kalau Rahma juga memiliki seorang anak laki-laki seumuran Sekar, anak Tuti satu-satunya.
Dan sekarang saat Rahma datang ke Jogja, Tuti membuat surprise ketemuan dengan Rahma. Sekalian saling memperkenalkan anak masing-masing.
"Duduklah," ucap eyang putri pada Surya dan Sinta.
Dengan patuh, keduanya duduk di kursi yang sudah disediakan.
"Ini lho anak-anakku, Tut. Yang lelaki Surya, dan yang wanita Sinta." Rahma memperkenalkan kedua anaknya yang tadi sudah diceritakannya.
"Surya, Sinta. Kasih salam buat tante Tuti dan om Erlan. Juga anaknya, Sekar," perintah Rahma pada keduanya.
Surya dan Sinta pun berdiri memberikan salam pada ketiga orang yang dimaksud.
Tuti dan Sekar terlihat terkesima dengan Surya. Meski berpakaian ala kadarnya, tapi tak mengurangi kegantengannya.
Surya sampai grogi karena dilihatin terlalu lama oleh mereka.
"Surya ganteng, ya?" komentar Tuti blak-blakan.
Sinta menginjak kaki Surya sambil menahan tawanya. Yang punya kaki berusaha menahan sakit, meski ada keinginan membalas keisengan adiknya itu.
Wajahnya langsung…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 16 KENA KIBUL
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments