Hampir satu minggu Nadia tak berangkat kuliah. Dia hanya rebahan saja di kamarnya. Tanpa melakukan aktifitas apapun.
Nadia malas ketemu dengan Doni. Meskipun Haris bilang kalau dia sudah menemui Tedi. Dan Tedi pun sudah minta maaf pada Haris tentang kelakuan anaknya.
Tedi pun sudah menegur Doni langsung di depan Haris, walaupun cuma lewat telpon.
Tapi Nadia tetap saja malas. Takutnya Doni malah semakin gila lagi. Dan melakukan hal yang lebih nekat.
Surya meskipun diam, tapi dia kepikiran juga.
Nadia pasti masih trauma dan ketakutan pada Doni. Tapi aku enggak mungkin menanyakannya. Dia bukan urusanku lagi. Batin Surya.
Hari ini Surya mengantar Viona ketemu dosen untuk menanyakan soal jadwal KKN-nya.
"Bulan depan kita sama-sama udah KKN ya, Vi. Tapi di tempat yang berbeda," ucap Surya setelah keluar dari ruangan dosen.
"Iya. Tiga bulan kita enggak ketemu dulu," sahut Viona.
Hubungan mereka semakin dekat saja. Mereka sama-sama saling membutuhkan.
Dewa semakin susah di hubungi. Terakhir dia kirim pesan ke Viona, katanya dipindahkan ke kapal yang lebih besar dengan rute ke luar negeri. Jadi akan lebih lama lagi untuk bisa menemui Viona.
Viona pun hanya bisa diam.
Hari sudah semakin malam. Surya mengantarkan Viona ke kosannya.
"Kamu mau mampir dulu, Sur?" tanya Viona.
"Boleh?" tanya Surya.
Viona mengangguk.
"Tapi beli makanan kecil dulu, ya. Buat temen kita ngobrol. Aku enggak punya stock lagi," ucap Viona.
"Oke."
Mereka pun mampir sebentar ke minimarket. Viona membeli beberapa makanan kecil juga roti untuk sarapan paginya.
"Udah?" tanya Surya.
Viona mengangguk. Dan seperti biasanya, Surya yang membayar belanjaannya.
Setelah selesai belanja, mereka pun keluar dari minimarket.
Begitu sampai di luar, Surya ketemu dengan Susi. Susi juga mau belanja makanan kecil. Nadia yang minta, tapi lagi mager katanya.
"Tante..." sapa Surya.
"Hay, Sur." Susi menatap Surya dan Viona sekilas.
Susi sudah mengenal Viona. Dulu beberapa kali Nadia mengajak Viona ke rumah.
"Malam, Tante," sapa V…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 191 KEKESALAN SUSI
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments