Setelah selesai makan, mereka pun berpamitan pada ibunya Viona.
"Hati-hati di jalan," ucap ibunya Viona.
"Iya, Bu. Kami pamit," sahut Surya. Lalu menyalami tangan ibunya Viona.
Sinta dan Yogi pun mengikuti.
"Bu. Viona berangkat dulu, ya," pamit Viona pada ibunya.
"Iya, Sayang. Kamu jaga diri di sana, ya."
Mereka pun berpelukan erat.
"Oh iya. Ada oleh-oleh buat kalian. Sebentar Ibu ambilkan."
Ibunya Viona bergegas masuk ke dalam rumah lagi.
"Ini buat mama-mama kalian." Ibunya Viona memberikan dua bungkus plastik oleh-oleh.
"Wah, Bu. Kok malah repot-repot," ucap Surya.
"Enggak repot, kok. Itu juga dari Putra. Dia bawa kemarin. Tapi kebanyakan. Nanti di sini enggak ada yang makan," sahut ibunya Viona.
"Udah yuk, nanti keburu sore," ajak Viona. Dia juga butuh istirahat yang cukup, biar besok bisa berangkat kuliah lagi.
Viona naik ke mobil Surya. Mereka hanya berdua. Hal yang tak pernah mereka lakukan dari dulu.
Mobil mereka pun melaju beriringan. Mobil Yogi berada di depan. Surya mengikuti dari belakang.
"Nadia pulangnya gimana, Sur?" tanya Viona.
"Entahlah. Enggak usah dipikirin lagi, Vi. Biarkan dia dengan jalannya sendiri. Kalau ada apa-apa dengan dia, bukan tanggung jawab kita juga. Dia udah dewasa kok," jawab Surya.
"Iya, Sur. Cuma aku heran aja sama dia. Udah dewasa tapi cara berpikirnya masih kayak anak kecil aja," sahut Viona.
"Itulah yang aku enggak bisa mengerti. Selama ini, aku kurang apa lagi, coba?" tanya Surya.
"Menurutku, enggak ada yang kurang. Dia aja yang merasa kurang puas terus," jawab Viona.
"Dan menurutku, Sur. Tapi maaf, ya...Aku kok jadi berpikir, kamu jangan dekati dia lagi deh. Sayang, cuma buang-buang waktu percuma aja," ucap Viona hati-hati. Dia tak mau menyinggung perasaan Surya.
"Aku juga akan berusaha begitu, Vi. Bantu aku, ya," pinta Surya.
"Bantu gimana?" tanya Viona. Dia tak mau salah menafsirkan permintaan Surya.
"Bantu aku melupakan dia. Aku sendiri kadang tak mengerti dengan perasaanku padanya. Kayak udah berkerak. Diilangin susah ba…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 162 PESAN DARI DEWA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments