Bu Yudi pamit pulang, begitu mobil Haris memasuki garasi.
"Loh, kok pulang?" tanya Susi basa basi.
"Iya. Kan pak Harisnya juga udah pulang. Mari, Bu Susi. Nadia. Main-mainlah ke rumah. Nanti kita rujakan. Tuh, pohon mangga Ibu udah berbuah."
Bu Yudi menunjuk ke arah halaman rumahnya. Di sana ada pohon mangga hasil pencangkokan yang sudah mulai berbuah.
Mata Nadia tiba-tiba berbinar mendengar kata rujakan.
Hmm. Jadi kepingin. Tapi kalau rujakannya di rumah bu Yudi, bisa kongslet kupingnya. Seharian dengerin ceramahnya.
"Iya, Bu. Makasih. Kapan-kapan aja," sahut Nadia.
"Ya kapan-kapanlah, Nadia. Masa malam-malam makan rujak. Pamali!" ucap bu Yudi.
"Mari, permisi." Bu Yudi kembali berpamitan. Dia juga mengangguk ramah pada Haris.
Haris yang sudah turun dari mobil pun, mengangguk ramah pada tetangganya itu.
Lalu Haris disambut istri dan anaknya.
"Kok lama banget, Pa?" tanya Susi.
"Iya, Ma. Tadi ada kecelakaan. Jadi jalanan macet. Biasalah orang-orang kita. Kalau ada kecelakaan, bukannya ditolongin dulu, malah pada moto-motoin," jawab Haris.
"Papa motoin juga enggak?" tanya Nadia.
"Hush! Kamu itu. Memangnya papa kamu wartawan, apa?" Susi menghardik Nadia.
"Ya kali. Mau jadi koresponden media. Hehehe." Nadia terkekeh.
"Mama udah makan?" tanya Haris pada Susi.
"Belum. Nungguin Papa aja. Biar kita bisa makan bareng," jawab Susi.
"Papa kan lama, Ma. Kalau Mama udah laper, makan duluan juga enggak apa-apa. Masa harus nahan laper," ucap Haris sambil berjalan ke kamar.
Dan seperti biasanya, kebiasaan mandi setelah pulang kerja. Haris pun mandi dulu, meskipun perutnya sudah keroncongan.
Susi yang sudah sangat hafal kebiasaan suaminya itu, menyiapkan saja baju tidur buat Haris. Karena nanti tak lama setelah makan, Haris akan tidur.
Apalagi Haris seharian berada di jalanan. Pasti akan lebih cepat tidurnya. Meskipun secara kesehatan, kebiasaan itu tidak baik.
Nadia memanfaatkan kesempatan itu untuk naik ke kamarnya. Matanya juga sudah lengket.
Sampai di tempa…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 209 INGATAN KE MASA LALU
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments