Mata mereka tertuju pada Nadia yang masih menggendong ransel kecilnya.
Nadia pun menatap ke arah mereka. Dia perhatikan wajah mereka satu per satu.
Dan pandangannya berhenti pada wajah yang sangat dirindukannya.
"Dewa..." gumam Nadia perlahan.
Matanya mulai berkaca-kaca. Dan perlahan air mata mengalir ke pipinya.
Viona perlahan mendekap lengan Putra. Seakan takut kalau Nadia mengambilnya.
Semakin deras air mata Nadia melihat sikap posesif Viona.
Lalu tangannya mengusap dengan kasar air mata yang tak juga berhenti.
Nadia menghirup udara sebanyak-banyaknya, sebelum akhirnya dia berbalik badan dan lari.
"Nadia!" teriak Surya. Dia pun berdiri dan mengejar Nadia.
Begitu juga Dewa. Dia lepaskan tangan Viona dan ikut berlari.
Yogi langsung mencekal tangan Viona yang juga akan berlari.
"Biar mereka selesaikan dulu, Vi!" seru Yogi.
Sinta berdiri dan menghampiri Viona. Dia peluk Viona dengan erat.
"Lepasin!" teriak Viona. Dia berusaha melepaskan diri dari Yogi dan Sinta.
"Kamu di sini dulu, Viona! Kasih kesempatan mereka menyelesaikannya," ucap Yogi. Tangannya masih mencekal erat lengan Viona.
"Tapi Putra...!" Viona mulai menangis.
"Jangan khawatirkan Dewa. Dia akan kembali padamu, Viona!" seru Yogi di antara isakan Viona.
"Iya, Kak. Kak Viona tunggu aja di sini." Sinta berusaha membuat Viona kembali duduk.
Viona pun menurut. Dia duduk sambil terus terisak.
Sinta dan Yogi berusaha menguatkan Viona.
Sementara Nadia terus berlari, hingga akhirnya Surya berhasil menangkap tangannya.
"Nadia! Berhenti, Nadia!" seru Surya.
Dewa juga sudah sampai di depan Nadia. Dia menghalangi langkah Nadia.
Lalu tanpa berpikir panjang, Dewa memeluk Nadia.
Surya membiarkannya. Dia hanya menatap mereka.
Nadia menangis di pelukan Dewa. Dan Dewa membiarkan Nadia puas menangis. Dia hanya menepuk-nepuk punggung Nadia dengan lembut.
Lalu setelah Nadia terlihat lebih tenang, Dewa melepaskan pelukannya.
Ditatapnya wajah Nadia dengan lekat. Dia pun sangat merindukan Nadia. Wanita…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 144 JAWABAN UNTUK NADIA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments