Keesokan harinya, rutinitas di rumah Surya masih seperti biasanya.
Rahma dengan kesibukannya menyiapkan sarapan untuk suami dan anak-anaknya. Meskipun kalau pagi ada ART yang datang membantunya, tapi Rahma tak mau lepas tangan begitu saja. Kecuali badannya lagi kurang sehat.
Apalagi ART-nya baru. Karena yang lama mengundurkan diri. Alasannya mau ikut anaknya ke luar kota.
Rahma mesti mengajarinya ini itu. Karena Rahma paling tak suka pekerjaan dikerjakan asal-asalan. Semua harus tertata rapi dan selesai tepat waktu.
Toni yang selalu menunggu saat makan pagi, duduk di teras rumah sambil membaca berita terkini dari ponselnya.
Sinta yang masih selalu berantakan menyiapkan keperluan kuliahnya.
Juga Surya yang selalu rapi dan siap lebih awal.
"Kak, aku bareng ke kampus, ya?" pinta Sinta pada Surya.
"Iya. Nanti paling Yogi bawain motor kamu ke kampus," sahut Surya.
"Lho, memangnya motor Sinta kenapa?" tanya Rahma. Dia tak tahu kalau semalam Yogi meminjam motor Sinta.
"Maaf, Ma. Semalam motor Sinta dipakai Yogi pulang. Dia ke sini bonceng Surya. Motornya bocor bannya," jawab Surya.
"Oh. Kirain kenapa. Ya udah, kamu bareng kakakmu aja. Atau mau bareng papa?" Rahma melirik ke arah Toni.
Toni hanya mengangguk. Meskipun dia harus putar balik kalau mengantar Sinta ke kampus.
"Enggak deh, Ma. Kasihan papa. Mesti putar balik. Apalagi jam segini lagi macet-macetnya. Iya kan, Pa?"
Toni mengacungkan jempolnya ke arah Sinta. Dia senang karena anaknya yang manja itu sudah mulai bisa berpikir dewasa.
"Bu. Ada tamu. Katanya nyariin mas Surya," ucap Atik. ART yang baru bekerja hari ini.
Atik masih muda. Lumayan cantik. Dia baru punya anak satu yang masih sekolah SD. Suaminya katanya pergi dan tak pernah kembali.
Dia terpaksa bekerja meskipun jadi ART, demi menghidupi dirinya dan anak satu-satunya.
Atik pun hanya datang pagi sampai siang hari. Setelah itu dia pulang, dan akan kembali sore harinya hingga menjelang malam.
"Siapa, Tik?" tanya Rahma.
"Saya lupa nanyain namanya, Bu. T…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 82 TUKANG OJEK BARU
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments