"Iih, lepasin!" Nadia berusaha melepaskan tangan Surya.
"Enggak sebelum kamu jawab!" Surya tetap kekeh tak mau melepaskan.
"Aku teriak, nih!" ancam Nadia.
"Teriak aja! Emangnya ada yang denger? Di sini kan sepi," sahut Surya.
Nadia melihat ke sekelilingnya. Benar juga, tak ada orang satu pun di sekitar situ.
Hanya ada beberapa petani yang sedang di tengah sawah, nun jauh di sana. Mana mungkin mereka mendengar teriakan Nadia. Apa dia mesti mengibarkan bendera putih?
"Enggak ada orang kan?" tanya Surya merasa menang.
Akhirnya Nadia menyerah. Lalu duduk lagi di batu.
"Oke. Aku jawab. Tapi kamu merem!" ucap Nadia.
Surya menatap wajah Nadia. Nadia mengangguk.
"Oke." Surya pun menurut. Lalu memejamkan matanya.
Cup!
Nadia mengecup bibir Surya sekilas.
Surya langsung membelalakan matanya. Dia tak mengira Nadia akan menciumnya.
Surya menoleh ke kanan dan ke kiri seperti mencari sesuatu.
"Kok nengak nengok? Nyari apa?" tanya Nadia.
"Tadi kayak ada yang mencium bibirku. Siapa ya?"
Blush!
Wajah Nadia langsung merona.
"Enggak tau! Cuma perasaanmu aja, kali!" sahut Nadia, lalu memalingkan wajahnya.
"Nad!" Surya menarik wajah Nadia agar menghadap ke arahnya.
Lalu Surya pun langsung mencium bibir Nadia, tanpa adegan slow motion lagi.
Tak cuma sekilas, tapi Surya ********** dengan lembut sambil tangannya menekan tengkuk Nadia, agar dia enggak melengos lagi.
Sejenak Nadia terpaku. Lalu menikmati. Lalu....
Nadia mendorong tubuh Surya.
"Jangan mesum di sini, ya! Aku enggak mau kita ditangkap warga!" ucap Nadia.
"Oke. Kita lanjut di tempat lain!" Surya langsung berdiri dan menarik tangan Nadia.
"Kemana?" tanya Nadia.
"Cari tempat aman, yang enggak mungkin dilihat orang!" jawab Surya.
Padahal Surya sendiri tak tahu di mana tempatnya. Di rumahnya jelas enggak mungkin. Karena ada mamanya.
Di rumah Nadia, juga sama saja.
Tapi Surya pura-pura serius mengajak Nadia mencari tempat yang aman.
"Ayo naik!" Surya sudah lebih dulu naik ke atas motor.
Nadia pun naik.
"…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 94 PLAGIATOR
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments