"Eng....Enggak, Ma. Kami cuma...lagi bercanda aja," jawab Surya tergagap.
"Jangan biasakan bercanda di kamar. Apalagi pakai ngunci pintu juga," ucap Rahma.
"Iya, Ma." Surya kembali masuk ke kamarnya.
Rahma membalikan tubuhnya. Tapi kemudian dia berbalik lagi. Rahma merasa ada yang tak beres dengan mereka.
"Sur, Mama mau nanya," ucap Rahma.
"Nanya apa, Ma?" tanya Surya.
Jantungnya sudah mulai deg-degan.
"Ngapain Nadia kesini lagi?" tanya Rahma. Dia sudah mulai menunjukan ketidaksukaannya.
"Ma!" Surya terkejut dengan pertanyaan Rahma.
"Mama nanya. Ngapain dia kesini lagi?" Rahma mengulangi pertanyaannya.
Surya hanya diam.
"Kamu enggak takut terluka lagi? Atau kamu memang kepingin terluka lagi?" tanya Rahma sinis.
Dia melangkah mendekati Surya.
"Enggak, Ma," jawab Surya.
"Enggak apa? Udah cukup, Surya! Udah cukup kami melihat kamu terpuruk!" Suara Rahma sudah meninggi.
Padahal sangat jarang dia mengeluarkan suara bernada tinggi seperti itu. Apalagi dengan emosi.
"Iya, Ma," sahut Surya.
"Enggak, iya! Enggak, iya! Kamu cuma bisa seperti itu. Kalau udah dilukai, baru mewek! Kamu laki-laki Surya! Jangan semudah itu!" ucap Rahma.
Surya menghela nafasnya. Kelihatannya Rahma benar-benar marah.
"Kamu sadar enggak sih? Nadia itu hanya bisa menyakiti kamu! Lalu dia pergi! Dan setelah kamu sembuh, dia akan datang lagi!" lanjut Rahma.
Surya memilih diam.
Orang boleh mengatakan Nadia seburuk apapun, tapi nyatanya Surya sangat mencintainya.
"Semua orang juga akan melarangmu dekat lagi sama Nadia. Jangan bikin papa kamu memarahimu, Surya! Udah, jauhi dia! Tolak kalau dia datang. Bukan malah kamu masukan ke kamar dan...."
Belum sempat Rahma melanjutkan kalimatnya, dia melihat selembar tissue yang ternoda darah.
Rahma mengambilnya. Dia memegangi sisi yang bersihnya.
Surya terkesiap. Dia membelalakan matanya lebar-lebar.
"Apa ini?" tanya Rahma penuh curiga.
"Mm...itu...dar....rah bekas luka," jawab Surya tergagap.
Rahma meletakan kembali tissue itu. Lalu diraihnya tangan Surya.
Rahma me…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 133 RAHMA PINGSAN
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments