Viona cemberut mendengar jawaban Nadia. Dia sudah berharap, malah Nadia seakan php-in.
"Udah, ayo kita makan," ajak Nadia. Pesanan mereka sudah diantar.
"Sur, udah dong. Jangan mainan hape terus. Kapan makannya?" tanya Nadia.
"Oke," sahut Surya lalu meletakan ponselnya di sebelah Nadia.
"Aku potong-potongin, ya?" Surya sengaja bersikap manis pada Nadia biar Viona makin bete. Kalau perlu pindah ke meja lainnya.
"Enggak usah, Sur. Aku bisa sendiri kok," jawab Nadia. Meskipun Surya sudah memberi kode dengan menyenggol kakinya di bawah meja, tapi Nadia tidak tega menyakiti hati sahabatnya.
"Oke. Aku suapin. Aakk...!" Surya mengambil potongan daging miliknya dan menyuapkan pada Nadia.
Nadia terpaksa membuka mulutnya karena garpu Surya sudah sampai di depan bibirnya.
"Emm...enak. Udah, Sur. Nanti punyaku enggak kemakan," sahut Nadia sambil mengunyah.
"Punyamu biar aku yang makan," bisik Surya di telinga Nadia dengan suara sedikit nakal.
Viona menatap keduanya dengan kesal. Andai saja dia tak mengingat persahabatannya dengan Nadia, pasti sudah angkat kaki dari meja mereka.
Sakit rasanya melihat Surya begitu manis pada Nadia. Apalagi bisikan Surya yang persis di telinga Nadia. Bahkan sepertinya bibir Surya menempel.
"Iih, geli, Surya....!" pekik Nadia.
Suara Nadia malah semakin membuat Viona kesal. Suara itu terdengar manja dan menggoda. Mirip suara *******.
Ups. Viona jadi teringat mantan pacarnya dahulu. Lebih tepatnya teman kencan satu malamnya.
Ah, itu masa lalu Viona yang kelam. Walaupun sebenarnya belum lama, baru beberapa bulan yang lalu saat libur kuliah.
Viona pulang ke kampung halamannya, karena waktu itu libur semester.
Kampung halaman Viona yang dekat dengan pelabuhan. Dan Viona sangat suka bermain di sana. Melihat kapal-kapal yang bersandar di dermaga.
Viona datang ke pelabuhan sendirian. Dia ingin menikmati sun set.
Seperti saat dahulu masih tinggal di kota pesisir itu, Viona sering datang ke sana. Tapi biasanya bersama beberapa temannya.
Tapi hari itu, karena…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 44 KENANGAN TERINDAH
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments