Surya kembali ke rumahnya menjelang tengah malam. Rahma masih menunggunya di ruang tamu dengan mata mengantuk.
Toni berkali-kali mengingatkan Rahma agar tak terlalu khawatir dengan Surya, tapi tak direspon.
Rahma tetap kekeh menunggu anak sulungnya pulang. Dia khawatir terjadi sesuatu dengan Surya. Karena setahunya, tadi Surya pergi dengan wajah kesal.
Apalagi berkali-kali Rahma menelpon Surya, tapi tak diangkat. Pesan whatsapp juga tak dibaca. Padahal ponsel Surya aktif.
Jelas saja, Surya tak membawa ponselnya. Tadi sebelum pergi, Surya melemparnya ke atas tempat tidur. Dan tak ada yang mengecek ke kamar Surya.
"Dari mana aja kamu, Surya?" tanya Rahma saat anak lelakinya itu nongol.
"Ke cafe, Ma. Ngobrol sama temen," jawab Surya sambil melangkah masuk ke kamarnya.
"Duduk dulu kalau diajak bicara orang tua!" seru Rahma.
Surya menoleh dan kembali ke ruang tamu dengan malas. Surya juga sudah mengantuk. Dia sangat jarang begadang kecuali mengerjakan banyak tugas dari kampus.
"Kenapa telpon Mama tidak kamu angkat?" tanya Rahma setelah Surya duduk.
"Surya enggak bawa hape, Ma. Ketinggalan di tempat tidur," jawab Surya. Padahal dia memang sengaja meninggalkannya.
"Ya sudah. Tidur sana. Lain kali kalau pergi, bawa hapenya," ucap Rahma.
Tak ada alasan baginya marah-marah. Toh, Surya sudah kembali dengan selamat dan baik-baik saja. Tak seperti yang dipikirkan Rahma. Pulang dengan kondisi berantakan dan bau minuman beralkohol.
Kayaknya Rahma terlalu banyak menonton sinetron. Jadi otaknya dipenuhi bayangan-bayangan buruk.
Rahma pun masuk ke kamarnya. Toni sudah terlelap dari tadi. Besok pagi-pagi dia mesti ke kantor.
Surya pun masuk ke kamarnya. Dicarinya ponsel yang tadi dilempar ke atas tempat tidur.
Ada banyak panggilan tak terjawab dari mamanya, papanya juga Sinta, adiknya. Ada juga satu panggilan dari nomor tak dikenal. Dan Surya yakin itu nomor Celyn.
Setelah menyimpan nomor Celyn, Surya baru bisa melihat foto profile-nya.
Cantik. Batin Surya.
Surya la…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 32 ASIK DENGAN TEMAN LAMA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments