"Sanaan, iih!" Sinta mendorong tubuh Surya yang sudah semakin mepet.
Posisi mereka sudah saling berhadapan. Surya membuka matanya, lalu meyipitkannya sejenak. Menatap siapa yang ada di depannya.
Ah, rupanya Sinta. Aku pikir Nadia. Surya tersenyum sendiri dalam hati.
Surya meregangkan tangannya sambil menguap. Dan dengan sengaja dia kenakan ke kepala Sinta.
"Kakak, iih...! Gangguin orang tidur aja!" Sinta membalikan lagi badannya.
Surya menowel perut Sinta. Sinta yang gampang geli, langsung menggelinjang. Tapi masih tak bersuara karena masih ngantuk.
Surya kembali menowelnya.
"Mama...! Nih, Kak Surya nakal!" teriak Sinta.
"Beraninya ngadu!" Surya langsung beranjak dari tempat tidur.
Saat dia sampai di pintu, Rahma yang mendengar teriakan Sinta juga sudah sampai di pintu.
"Eh, Ma." Surya langsung mencium tangan Rahma.
"Enak bener tidurnya? Kamu belum ketemu eyang, kan?"
Surya menggeleng. Lalu Rahma menarik tangan Surya buat ketemu kedua eyangnya Surya juga papanya.
Rahma lupa tujuan awalnya ke kamar Sinta. Sinta yang melihatnya, langsung manyun. Dia merasa dilupakan.
Lalu diapun beranjak bangun. Dia tak mau ketinggalan informasi. Karena harapannya bisa langsung ke Bali bersama Surya.
Surya sudah dikerubuti kedua eyangnya yang memang sangat sayang pada cucu laki-laki mereka.
Sinta memilih duduk di sebelah Rahma dan langsung menyandarkan kepalanya dengan manja.
"Kalau masih ngantuk, tidur lagi aja," ucap Rahma.
Maksudnya Rahma, Sinta tidur lagi di kamar. Tapi dasarnya Sinta yang kepo, dia malah merebahkan kepalanya di pangkuan Rahma.
"Eeh, kok malah tidur di sini, sih? Sur, nih adiknya dikeloni lagi," ledek Rahma.
"Males ah, Ma. Tidurnya enggak bisa anteng. Masa kepala Surya di kenain tangannya," ucap Surya sengaja meledek Sinta juga. Biar dia mau bangun.
"Enak aja! Kakak tuh yang tidurnya nempel-nempel. Mana nguapnya lebar banget, lagi. Pake tangannya ngenain kepala, gelitikin perut. Rese!" sahut Sinta sambil terus merem.
"Gitu kok minta ke Bali b…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 12 AKIBAT MELAMUN
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments