Sementara Surya yang sudah sampai di rumah Nadia, masih duduk menunggu Nadia dipanggilkan oleh mbok Nah.
Susi sedang pergi ke rumah temannya. Jadi di rumah cuma ada Nadia dan mbok Nah.
Surya duduk di ruang tamu. Tak seperti biasanya, duduk di manapun yang dia mau. Kini rumah Nadia terasa asing baginya.
Padahal baru kemarin sore, Surya merasa rumah keluarga Nadia seperti rumahnya sendiri.
Sembari menunggu Nadia turun dari kamarnya di lantai dua, Surya menelpon Sinta. Termasuk juga marah-marah pada Yogi yang belum juga membawa Sinta pulang.
Sebenarnya Sinta dan Yogi hanya korban pelampiasan ketegangan Surya. Entah kenapa, Surya begitu tegang saat ini. Dia tak bisa merasakan enjoy seperti biasanya.
Mbok Nah datang membawakan minuman kesukaan Surya. Es jeruk.
Sebenarnya itu bukan kesukaan Surya. Tapi kesukaan Nadia. Dan sejak mencintai Nadia, Surya berusaha mencintai apapun kebiasaan dan kesukaan Nadia.
Kalau Yogi bilang, itu sangat munafik. Terlalu egois pada dirinya sendiri. Demi membahagiakan orang lain, mengorbankan kebahagiaannya sendiri. Lalu ikut menikmati kebahagiaan orang lain.
Itu bukan bahagia yang sebenarnya. Tapi kebahagiaan semu. Yang akan hilang kalau sudah tercampakan.
"Diminum, Mas. Tunggu sebentar, ya. Non Nadianya lagi siap-siap. Sebentar lagi juga turun," ucap mbok Nah.
"Iya, Bik. Saya tunggu di sini," sahut Surya.
Mbok Nah, merasa heran dengan sikap Surya. Biasanya Surya akan naik ke lantai dua, lalu membantu Nadia turun. Memapah, atau bahkan menggendong Nadia.
Mbok Nah hanya mengangguk. Lalu bergegas kembali ke dapur.
Nadia cukup lama sampai di ruang tamu. Karena Nadia harus berjalan pelan-pelan menuruni anak tangga.
Nadia berpikir, Surya menunggunya di ruang tengah. Tempat favorit mereka ngobrol berdua, belajar juga menonton televisi.
Ternyata Nadia tak menemukan Surya di sana.
"Sur...Surya! Kamu di mana?" tanya Nadia dengan suara cemprengnya.
Surya menghela nafasnya. Suara yang sangat dirindukannya. Dan sebentar lagi, bisa jadi Surya tak bisa me…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 70 TERJEBAK MASA LALU
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments