"Biarkan dia masuk sebentar. Dia saudaraku," ucap Dewa pada beberapa ABK.
Teman-teman Dewa itu menoleh dan mengangguk. Dewa terpaksa berbohong kalau Nadia adalah saudaranya. Karena kalau dia bilang temannya, mereka bisa curiga. Sebab beberapa temannya sudah tahu tentang Viona.
"Ada apa, Nadia?" tanya Dewa setelah Nadia diperbolehkan masuk.
Nadia hanya menatap Dewa dengan tajam. Nafasnya masih terengah-engah.
Dewa meraih tangan Nadia dan membawanya berdiri di pinggiran kapal.
"Satu jam lagi kapal ini akan berlayar, Nadia. Katakan apa maumu sebelum aku pergi jauh berlayar lagi," ucap Dewa.
Nadia masih diam. Matanya memandang jauh ke arah lautan lepas.
"Dewa. Boleh aku meminta sesuatu padamu?" tanya Nadia.
"Apa itu?" tanya Dewa.
"Berhentilah berlayar. Aku ingin bersama kamu selamanya," jawab Nadia.
Dewa tergelak.
"Kamu lucu Nadia. Kalau aku berhenti berlayar, lalu siapa yang akan membiayai kehidupanku? Biaya kuliah adikku juga tidak sedikit!" sahut Dewa.
"Kamu bisa bekerja di perusahaan papaku, Dewa. Papa pasti akan membantumu, memberikan pekerjaan yang layak buat kamu," ucap Nadia.
Dewa menatap Nadia sekilas.
"Kamu pikir semudah itu? Kamu bukan pemilik perusahaan, Nadia. Papa kamu yang punya kuasa di sana!" sahut Dewa.
"Aku akan memintanya pada papa. Dia pasti mau memberikan pekerjaan padamu!" ucap Nadia.
"Nad. Aku dididik untuk menjadi seorang pelaut. Aku tak punya keahlian bekerja di kantoran. Bisa bangkrut usaha papa kamu kalau mempekerjakan aku!" sahut Dewa.
"Kamu bisa belajar dulu, Dewa! Atau kamu mau kuliah sepertiku?" tanya Nadia.
Dewa kembali menoleh ke arah Nadia. Seorang mahasiswa tingkat tiga, tapi cara berpikirnya masih seperti anak TK.
"Nad. Kuliah itu enggak gratis. Darimana aku punya uang untuk membayarnya?" tanya Dewa.
"Aku punya uang, Dewa. Aku bisa membantumu membayar biaya kuliahmu!" jawab Nadia.
"Oh ya? Seberapa banyak uangmu? Dan apa jawaban kamu kalau orang tuamu menanyakan kemana saja uangmu? Kamu jawab kalau uangmu buat bay…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 160 SALAM PERPISAHAN DARI DEWA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments