"Mama sangat mengenalnya," jawab Nadia.
Susi terperangah. Jadi benar Dewa sahabat Nadia dan Surya dahulu?
"Maksud kamu?" tanya Susi.
"Dewa sahabat Nadia dan Surya, Ma," jawab Nadia.
"Bukankah Dewa sudah pindah dan kalian kehilangan kontak dengannya?"
Nadia mengangguk.
"Lalu?" Susi belum bisa memahami maksud anggukan Nadia.
"Nadia mencintainya, Ma. Sangat mencintainya," sahut Nadia.
"Apa kalian sudah pernah ketemu lagi?"
Nadia menggeleng.
"Lalu?" Susi semakin kebingungan.
"Nadia mencintainya sejak SMA dulu, Ma. Dewa juga mencintai Nadia. Dan Nadia selalu menjaga cinta hanya untuk Dewa," sahut Nadia dengan yakin.
"Tapi kalian tak pernah ketemu lagi, kan?"
Nadia mengangguk.
"Lalu apa yang kamu harapkan dari dia?"
"Ma. Nadia yakin, suatu hari nanti Dewa akan kesini. Melanjutkan cinta yang pernah ada di antara kita," jawab Nadia.
"Jangan gila kamu, Nadia. Dewa hanya masa lalu kamu. Dia udah pergi jauh dan tak ada kabarnya lagi," sanggah Susi.
"Tapi dia sudah janji pada Nadia, akan kembali lagi dan menjemput Nadia."
Susi menghela nafasnya dalam-dalam lalu menghempaskannya. Otaknya terasa makin ruwet. Kepalanya pusing mendengar omongan Nadia yang baginya tak masuk akal.
"Nad. Lupakan Dewa. Dia tak akan datang. Dia tak mungkin masih menyimpan cinta itu. Kalaupun dia masih menyimpannya, cinta itu sudah basi!"
"Ma!" Nadia seakan tak terima omongan Susi.
"Nad. Melihat ke masa lalu itu boleh. Tapi kamu jangan lupakan masa depan kamu. Dan masa depan kamu adalah Surya. Bukan Dewa."
"Mama!" Nadia tetap tak terima.
"Surya sudah tau soal ini?" tanya Susi.
Nadia mengangguk.
Gila! Ini benar-benar gila! Pantas saja Surya kemarin pergi begitu saja. Pasti Surya sangat kecewa. Batin Susi.
"Nad. Kamu tak bisa merasakan kalau Surya...mencintai kamu?" tanya Susi lagi. Perlahan.
"Mama tau?" Nadia malah balik bertanya.
"Nad. Mama wanita. Pasti bisa merasakannya. Surya sangat baik padamu. Sayang sama kamu. Dari keluarga yang jelas. Apalagi kurangnya?"
"Tapi Nadia ta…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 74 SAMA SAMA TERLUKA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments