Jam empat sore, dokter yang tadi menangani Nadia, datang dan memeriksa kondisi Nadia.
"Gimana, masih terasa pusing?" tanya dokter muda yang wajahnya mirip....Dewa. Itu menurut Nadia.
Nadia sampai tak berkedip melihatnya. Kalau tadi waktu menanganinya, Nadia tak sempat menatapnya. Karena sedang fokus dengan rasa perih di kakinya. Apalagi waktu lukanya dijahit, Nadia memejamkan matanya.
Nadia baru membuka matanya setelah dokter muda itu keluar dari ruangan dan menyisakan dua perawat yang juga masih muda.
"Hallo...." Dokter itu melambaikan tangan di depan wajah Nadia yang menatapnya tanpa berkedip.
Surya agak geram melihatnya. Dan Surya pun ikutan menatap wajah dokter yang memang sepintas mirip sahabatnya, Dewa.
"Oh. Eh, enggak Dok. Udah enggak pusing, kok," jawab Nadia tergagap.
"Oke. Saya periksa dulu, ya."
Dokter itu meraih tangan Nadia, dia memeriksa detak nadi Nadia.
"Bagus. Kamu boleh pulang sekarang. Dua hari lagi, kesini. Saya akan kontrol bekas jahitannya. Jangan lupa bersihkan daerah sekitar luka, biar enggak infeksi," ucap dokter yang bernama Andra di tag name-nya.
"Baik, Dok. Lusa kami kesini lagi," sahut Surya mewakili Nadia yang masih terpesona pada wajah ganteng dokter Andra.
"Bisa bangun sendiri, apa saya bantu?" Dengan tanpa rasa berdosa, dokter Andra bertanya pada Nadia.
"Biar saya yang bantu, Dok." Surya segera membantu Nadia bangun. Juga menopang Nadia berdiri.
Dokter Andra hanya tersenyum melihatnya. Baginya, sudah biasa mendapat perlakuan kaku seperti Surya padanya.
Wajahnya yang ganteng, sering menjadi pusat perhatian kaum hawa yang melihatnya. Sehingga kadang mereka sejenak melupakan pasangannya.
Dan akibatnya, pasangannya jadi jutek pada dokter Andra yang tak salah apa-apa.
"Silakan selesaikan administrasinya di depan," ucap dokter Andra sebelum keluar ruangan.
Haris keluar mengikuti dokter Andra. Dia yang akan menyelesaikan administrasinya. Haris tak mempedulikan penabrak Nadia mau bertanggung jawab atau tidak.
Baginya yang penting kondisi Nad…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 29 AKU BUKAN ANAK KECIL
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments