Setelah selesai, Surya memberikan selembar ratusan ribu.
"Yang kecil aja, Mas. Saya belum punya kembaliannya," ucap pak tua penambal ban.
"Ambil aja kembaliannya, Pak. Dulu, sekitar empat tahun yang lalu, saya pernah punya hutang sama Bapak," sahut Surya.
"Hutang apa, ya?" tanya pak tua. Dia tidak merasa memberikan hutangan apapun pada orang lain. Jangankan memberi hutangan, untuk hidup dia dan keluarganya saja, senen kamis.
"Saya pernah nambal ban di sini. Tapi saya enggak punya uang lagi. Lalu Bapak bilang, bawa saja. Waktu itu saya janji mau membayarnya kapan-kapan. Tapi maaf Pak, saya lupa," jawab Surya panjang lebar sambil tersenyum malu.
"Kapan, ya? Saya udah lupa. Maklum udah tua. Lagipula, banyak yang minta tolong pada saya dan enggak bayar karena enggak punya uang," sahut pak tua.
"Ya udah, kalau Bapak lupa. Anggap ini rejeki Bapak. Dan saya jadi enggak punya hutang lagi."
"Tapi ini kebanyakan, Mas." Pak tua itu berusaha mengembalikan uang Surya.
"Enggak apa-apa, Pak. Ambil aja." Surya segera mengambil motornya. Dia tak mau berlama-lama. Karena dia sudah janji pada Nadia.
Dan pastinya Nadia sudah menunggunya. Surya janji jam sembilan mau datang, ini malah hampir jam sepuluh.
"Ada apa, Sur?" tanya Rahma yang duduk agak jauh.
"Enggak apa-apa, Ma," jawab Surya.
"Enggak apa-apa kok lama." Rahma segera naik ke belakang Surya.
Bukannya Surya malas menjelaskan pada Rahma, tapi dia sudah terlambat.
"Nanti aja, Surya ceritain. Sekarang Surya antar Mama pulang. Surya kan udah janji mau nganter Nadia ke rumah sakit," sahut Surya.
"Oke." Rahma langsung berpegangan erat ke pinggang Surya. Karena yakin kalau Surya bakalan ngebut.
Benar saja, Surya sudah mirip pembalap. Semua motor di depannya dia salip. Rahma memejamkan matanya karena takut. Dan tangannya semakin erat mendekap anak lelakinya itu.
Sampai di rumah, Surya meminjam mobil Rahma. Kondisi kaki Nadia yang belum sembuh, tak memungkinkannya naik motor.
Surya mengambil ponselnya dulu di kamar. Dan saat membukanya,…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 49 POSESIF
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments
Ambar Lalakiki
mami nya lho masak g istimewa...
2023-08-31
0