"Bukan, Bro. Cuma mirip," ucap Yogi.
"Iya. Maksudku begitu," sahut Surya.
Tak mungkin juga Nadia yang anti asap rokok, tiba-tiba duduk di smoking area dengan rokok di tangan.
Surya kembali menghisap rokoknya. Dan menghempaskan asapnya ke udara.
Nadia. Ah, kenapa kamu harus hadir lagi di kepalaku. Dan kenapa aku mesti ketemu cewek yang mirip dia?
"Anak mana dia?" tanya Surya.
Tak biasanya Surya menanyakan tentang teman cewek. Jangankan nanya, melirik aja kayaknya males banget.
"Kayaknya adik kelas kita. Gue liat tadi dia masuk ke kelas sebelah," jawab Yogi.
"Kamu udah melihatnya?" tanya Surya lagi.
Yogi mengangguk.
"Kalau udah pernah liat, kenapa tadi kaget liat dia?"
"Gue kaget, karena liat dia lagi merokok!" jawab Yogi.
Surya malah terkekeh.
"Ngapain lu ketawa?"
"Bukannya kamu udah biasa liat cewek merokok? Kenapa pake acara kaget segala?" Surya terus saja ketawa.
"Girang amat, Bro. Gue kaget karena wajah cewek itu mirip....Noh! Mirip yang onoh!" Yogi menunjuk ke arah pintu kantin.
Nadia yang sebenarnya sedang berjalan masuk kantin bersama Viona.
Surya menghela nafasnya. Jujur, jantungnya berdegup kencang melihat sosok Nadia lagi.
Surya kembali menghisap rokoknya. Barang yang dulu sangat dihindarinya. Demi untuk menyenangkan Nadia.
Tapi kini, giliran Surya ingin menyenangkan dirinya sendiri. Dia lebih bebas merokok.
"Gue haus, Bro. Ke kantin, yuk," ajak Yogi.
"Ogah! Kamu aja sana. Aku nitip," tolak Surya.
"Elu pikir emak-emak arisan? Pake acara nitip segala?"
Yogi tetap berjalan ke arah kantin. Dia memang haus beneran.
Apalagi tadi dia sempat ketiduran, bukan cuma haus, Yogi juga merasa laper.
Sampai di kantin, Yogi memesan dua cup es teh. Dan mengambil beberapa makanan kecil.
Dia sengaja tak menyapa Nadia maupun Viona. Bahkan Yogi pura-pura enggak lihat mereka.
"Vi. Itu bukannya Yogi?" Nadia menepuk tangan Viona. Lalu menunjuk ke arah Yogi.
Viona mengikuti arah tangan Nadia.
"Iya. Tumben dia sendirian. Beberapa hari ini aku lihat dia bareng Surya terus," sahut Vio…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 84 DUNIA YANG SEMPIT
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments