Surya sibuk memilih buku di sebuah toko buku terkenal, bersama Viona.
Karena mereka sama-sama pecinta buku, maka mereka tak puas dengan hanya memilih saja.
Mereka pun sebisa mungkin membaca sinopsis atau kalau kebetulan buku itu tidak disegel, mereka membacanya sambil berdiri.
Hingga mereka menghabiskan waktu berjam-jam. Padahal yang dibeli hanya satu buku saja.
"Sur. Kita pulang yuk. Aku capek," ajak Viona.
"Kamu udah dapet bukunya?" tanya Surya.
"Udah. Nih." Viona memperlihatkan bukunya.
"Oke. Aku juga udah."
Surya mengambil buku yang dipegang Viona. Viona berpikir Surya hanya akan melihatnya aja. Ternyata Surya membawanya ke kasir.
"Biar aku bayar sendiri, Surya," ucap Viona di depan meja kasir.
"Udah, sekalian aja," tolak Surya.
"Itu kan harganya mahal, Surya," ucap Viona.
Surya tak menggubris omongan Viona. Dia tetap membayar buku Viona, meski harganya lebih mahal dari bukunya.
Surya berpikir, kasihan Viona yang pastinya dapat uang jatah bulanan dari orang tuanya pas-pasan.
Karena Surya sudah tahu keadaan orang tua Viona. Bapaknya pegawai negeri golongan rendah. Ibunya hanya seorang ibu rumah tangga.
Kata Viona ada kakaknya lelaki yang selama ini membantunya. Kakaknya pun hanya bekerja di sebuah pabrik pengalengan ikan.
Di rumah Viona memang ada tambak ikan, tapi cuma tambak kecil di belakang rumah. Dan orang tuanya hanya menjualnya di rumah makan sekitar daerah pantai saja.
Setelah membayarnya, mereka pun pulang.
"Vi. Kamu mau makan lagi enggak?" tanya Surya di jalan.
"Enggak ah. Aku masih kenyang," jawab Viona berbohong. Padahal dia sudah merasa lapar lagi. Cuma tidak enak, karena pasti nanti Surya yang membayarnya lagi.
"Beneran masih kenyang?" tanya Surya tak percaya.
"Iya, Surya. Aku masih kenyang."
Surya pun melajukan motornya menuju tempat kos Viona.
"Aku langsung pulang, ya. Panas banget. Hawanya jadi kepingin tidur," ucap Surya setelah sampai depan kosan Viona.
"Iya, Sur. Hati-hati. Aku juga mau terus tidur," sahut Viona.
Kadang Vio…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 177 TUTUP BUKU
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments