Yogi menyelesaikan makannya dengan cepat. Terang saja makannya lahap, dia dilayani Sinta dengan sabar. Sampai air putih pun, Sinta mengambilkannya untuk Yogi.
Beda dengan Nadia yang maunya dilayani. Mungkin sudah jadi kebiasaannya. Apa-apa serba dilayani.
"Sur, gue boleh nanya?" Yogi menatap wajah Surya.
"Nanya apaan?" Surya balik bertanya.
"Kalian juga tidur satu kamar?" tanya Yogi memberanikan diri.
Sinta melirik ke arah Yogi. Sinta salut dengan keberanian Yogi, dia saja yang adiknya tak berani bertanya.
Jantung Nadia berdetak sangat cepat. Yogi dan Sinta pasti akan tahu kalau dia dan Surya sudah melakukannya.
Surya terkejut mendengar pertanyaan Yogi. Lalu dia berusaha menelan dulu makanannya yang terasa mengganjal di tenggorokan.
Sinta mengulurkan gelas air putihnya ke arah Surya.
"Makasih, Sin." Surya langsung menenggaknya.
Busyet, itu orang tak ada respon sama sekali. Enggak liat apa Surya mau keselek. Batin Yogi sambil melihat ke arah Nadia.
"Nadia pesan kamar sendiri. Persis di sebelah kamar kalian," jawab Surya. Jawaban yang tidak menjawab pertanyaan Yogi.
Memang benar Nadia pesan kamar sendiri. Tapi sayangnya tak ditempati.
"Oh. Baguslah. Olah raga pagi juga enak, kok. Iya enggak, Cinta." Mata Yogi melirik ke arah Sinta.
Sinta tersipu malu. Omongan Yogi malah bisa jadi pengakuan, kalau mereka berdua pun telah melakukannya.
"Kami enggak ngapa-ngapain. Kan aku udah bilang, kalau Nadia pesan kamar sendiri," ucap Surya, seakan tak mau mengaku.
Padahal Yogi tak begitu berniat menuntut pengakuan Surya. Ngaku ya sukur, enggak ngaku juga enggak masalah. Karena itu kan masalah pribadi.
"Kalian ngapain aja semalaman tidur satu kamar?" Surya malah kepo.
"Ya elah, Bro. Enggak usah dijelasin juga kali! Kita kan udah sama-sama dewasa. Masa yang kayak gitu mesti dijelasin," jawab Yogi.
"Yang kayak gitu gimana nih maksud kalian?" Surya semakin kepo.
"Yang kayak kalian lakukan!" Yogi terkekeh.
Degh!
Nadia membelalakan matanya.
Bukan aku! Tapi Surya! Jawab Nadia…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 154 PERNYATAAN YOGI
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments