"Elu pake motor ginian kayak banci, Bro. Masa, tampang macho, motornya matic. Warnanya pink pula! Hahaha," ucap Yogi di jalan sambil ketawa.
"Ngawur! Ini bukan pink. Tapi purple muda," sahut Surya membela diri.
Itu adalah warna pilihan Nadia, saat Surya membelinya dulu.
Surya terpaksa meminta ijin pada orang tuanya, untuk mengganti motor sportnya dengan motor matic.
Karena Nadia enggak nyaman kalau bonceng motor sport.
Dan sekarang malah diledekin Yogi kayak banci. Hhh! Surya merasa geram juga.
"Sebelas dua belas, Bro. Entar lama-lama, elu beneran kagak laku lho. Cewek ngiranya elu gay. Hahaha." Yogi terus saja meledek Surya.
Surya menghentikan motornya.
"Kok berhenti, kenapa?" tanya Yogi. Dia berpikir, motor Surya bermasalah.
"Kalau bawel terus, turun kamu di sini!" ucap Surya dengan kesal.
"Yaelah, gitu aja ngambek. Maafkan daku kakak ipar." Yogi langsung memeluk pinggang Surya dengan erat.
Surya tersenyum tipis. Dia semakin menyukai Yogi yang tak gampang emosi. Dan seringnya bertingkah konyol seperti anak kecil.
Yogi orang yang easy going. Enggak spaneng seperti Surya. Segala masalah tak pernah terlalu dipikirkan. Begitu pikir Surya.
Meskipun Surya tak pernah tahu apa yang sebenarnya terjadi pada kejiwaan Yogi. Anak yang hampir tak pernah mendapatkan kasih sayang orang tuanya.
Surya jadi semakin yakin, kalau Yogi laki-laki yang baik untuk Sinta.
Mereka sampai di rumah keluarga Surya. Rahma dan Sinta sedang menunggu di teras rumah.
Rahma yang selalu khawatir dengan anaknya, tak bisa tenang kalau anak-anaknya belum sampai di rumah.
"Akhirnya, pulang juga," ucap Rahma sambil mengucap syukur. Seperti Surya baru saja pergi jauh.
Surya menyalami tangan Rahma.
"Kan cuma di rumah Yogi, Ma," sahut Surya.
"Ya kamunya enggak kasih kabar sih. Mama kan khawatir." Rahma mengusak rambut Surya.
Yogi menatapnya dengan haru. Dia tak pernah mendapat perhatian segitu besar dari kedua orang tuanya.
Hanya mak Yati yang selalu menyayangi dan mengkhawatirkannya.
"…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 80 HAPPY FAMILY
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments