Surya mendengus kesal dikatai baper oleh Nadia. Padahal kenyataannya memang begitu.
Nadia menurunkan kakinya.
"Mau kemana?" tanya Surya.
"Pipis. Mau ikut?" ledek Nadia.
"Enggaklah. Tapi aku antar, ya?"
Nadia mengernyitkan dahinya.
"Terus kamu mau nungguin aku pipis?" tanya Nadia.
"Ya enggaklah, Nad. Aku tungguin kamu di depan pintu. Angkat kembali kakimu."
Dan tanpa menunggu reaksi dari Nadia, Surya mengembalikan kaki Nadia ke atas kursi.
Dan....Hap.
Dengan sigap Surya menggendong Nadia.
"Eh, kok digendong sih?" tanya Nadia. Tapi dia tetap saja mengalungkan tangannya ke leher Surya.
"Biar cepet sampe. Keburu kamu ngompol di celana," ledek Surya.
"Ngaco aja. Masa aku ngompol," sahut Nadia.
Aroma nafas Nadia menyeruak ke hidung Surya. Dalam hati ingin sekali Surya melahap bibir mungil di depannya itu. Tapi Surya menahannya. Tak ingin Nadia marah lagi padanya.
Sesampainya di kamar mandi, dengan perlahan Surya menurunkan Nadia dan mendudukannya di atas closet.
"Aku tunggu di luar, ya?"
Nadia mengangguk. Sebenarnya jantung Nadia berdetak tak beraturan saat tak sengaja wajah Surya menyentuh wajahnya.
Surya menutup pintu kamar mandi. Dengan sabar dia menunggu Nadia selesai buang air kecil.
Setelah selesai, Nadia membuka pintu kamar mandi. Matanya menatap Surya yang masih setia menunggunya.
"Udah?" tanya Surya.
Nadia mengangguk.
Lalu Surya kembali menggendongnya. Dan seperti tadi, Nadia mengalungkan lagi tangannya.
"Ke ruang tengah aja ya, Sur. Aku bosan di taman," ucap Nadia.
Surya mengangguk dan membawa Nadia ke ruang tengah. Lalu menurunkan Nadia perlahan ke atas sofa.
Dan kembali wajah mereka saling berdekatan.
Surya menatap wajah Nadia yang begitu dekat dengan wajahnya. Hanya beberapa centi saja.
Nadia membuang muka. Dia berusaha mengatur detak jantungnya.
Meski mereka bersahabat, tapi posisi mereka yang sangat dekat, tak ayal membuat Nadia bergetar.
Surya pun merasakan hal yang sama. Dan mereka saling menyimpan getaran itu di hatinya.
"Aku buatkan minuman, ya? Kamu ma…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 37 SUARA HATI
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments