Surya mengantar Viona pulang, mengambil barang-barang yang akan dibawanya lagi ke kota tempat mereka kuliah.
Sedangkan Sinta dan Yogi kembali ke hotel. Mereka harus segera check out siang ini. Atau mereka akan kena chas lagi.
"Ayo beresin semuanya. Jangan ada yang ketinggalan," ucap Yogi. Dia pun ikut membantu memberesi barang-barangnya.
"Siap, Bos," sahut Sinta.
Yogi merogoh tasnya. Dia baru ingat kalau papanya Sinta telah memberikan uang untuk keperluan mereka.
"Cin, ini uang dari om Toni. Kemarin waktu kita mau berangkat, om Toni memberikannya padaku." Yogi memberikan uang itu pada Sinta.
"Lho, kok dikasihin ke aku? Aa dong yang bawa. Lagian nanti kan juga bisa dipakai buat beli bensin, kan?" tanya Sinta.
Kemarin saat jalan berangkat, Yogi belum mengisi bensin mobilnya.
"Udah. Kalau beli bensin sama bayar hotel, pakai uangku aja. Uang papa kamu, simpan aja. Anggap buat jajan kamu," tolak Yogi.
"Ih, kok gitu sih? Kan kita pergi juga buat urusan kak Surya," tanya Sinta.
"Siapa bilang cuma buat urusan Surya? Buat urusan kita juga, kali..." Yogi langsung mendekat dan mendekap Sinta dari belakang.
Diciuminya tengkuk Sinta dengan lembut. Hingga membuat Sinta merinding.
"Jangan begini, A...!" tolak Sinta dengan suara parau.
"Kenapa?" Yogi terus menyusuri telinga Sinta dengan bibirnya.
"A....kita udah ditungguin kak Surya." Sinta berusaha mengelak. Tapi Yogi semakin mengeratkan pelukannya.
"Sebentaran aja, Cinta...!" Yogi malah membalik tubuh Sinta.
"A...! Kita kan harus segera check out." Sinta menjauhkan wajah Yogi yang sudah siap menerkamnya.
"Oh, iya. Sampai lupa. Kamu sih...nafsuin!"
Cup.
Yogi mengecup bibir Sinta sekilas.
"Ih, Aa aja yang nafsuan!" sahut Sinta.
"Ayo cepetan. Entar aku tinggal, nih!" ucap Sinta. Dia sudah standby di depan pintu. Jaga-jaga kalau Yogi mau khilaf lagi.
"Emangnya kamu bisa bawa mobil sendiri?" tanya Yogi. Setahunya Sinta belum lancar bawa mobilnya. Mungkin karena jarang dikasih kesempatan.
"Siapa bilang aku mau pa…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 161 KEKONYOLAN YOGI
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments