Nadia tak bisa berbuat apa-apa lagi. Mau teriak-teriak juga percuma. Mereka enggak bakalan dengar.
Aroma nasi goreng sudah semakin menyeruak ke hidungnya. Yang disambut bunyi keroncongan dari perut.
Nadia memandangi nasi goreng yang tadi diletakannya di atas meja.
Mau makan pakai apa? Enggak ada sendoknya. Masa pake tangan. Panas dong. Nadia memandangi tangannya sendiri.
Nadia berkeliling teras, mencari apa saja yang sekiranya bisa dia pakai buat menyendok nasi goreng.
Iih...! Kok enggak ada apa-apa sih. Gerutu Nadia dengan kesal.
Apa aku ke rumah Surya aja, ya. Pinjem sendok. Tapi...iya kalau Surya masih di luar. Kalau udah masuk ke dalam? Masa iya malam-malam aku gedor-gedor rumah orang. Gumam Nadia.
Surya sendiri enak-enakan makan di teras rumahnya. Dia sudah menyiapkan sendok juga segelas air minum.
Mata Nadia melihat ke arah tanaman yang lebih banyak dedaunannya.
Aha! Sendoknya pakai daun aja. Biar kayak makanan-makanan tradisional.
Nadia segera berdiri dan mencari daun mana yang kira-kira bisa dipakainya untuk sendok.
Akhirnya Nadia mendapatkan satu daun yang bisa untuk membantunya makan.
Karena hanya makan pakai sedok daun, terpaksa Nadia pun menyendoknya pelan-pelan. Yang penting perutnya bisa keisi.
Setelah selesai makan, Nadia kebingungan lagi. Dia butuh air minum. Apalagi tadi nasi gorengnya agak pedas, walaupun cuma sedikit.
Untung tadi bikinnya enggak terlalu pedas. Coba kalau kepedesan? Bisa megap-megap tak tertolong.
Nadia menoleh ke arah pintu rumahnya. Masih terkunci rapat.
Aduh....masa aku harus tidur di luar sih. Tidur sambil duduk? Bisa pegal semua badanku.
Nadia setengah mati mencari cara untuk membuat salah satu keluarganya bangun.
Hhh! Coba tadi aku ngantongin hape, ya. Kan bisa misscall mama. Pasti mama bakal bangun.
Apa aku turunin aja meteran listriknya, ya? Mereka pasti bakalan bangun. Tiba-tiba saja Nadia punya ide iseng yang menurutnya cukup cemerlang.
Nadia mencari tempat meteran listrik. Dengan menarik sebuah kursi,…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 212 NADIA NGAMBEG
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments