Surya menelpon Viona.
"Hallo, Viona!" sapa Surya.
"Iya, Surya. Ada apa?" tanya Viona.
Viona sedang duduk di rumahnya bersama Putra.
Kapal tempat Putra bekerja, sedang bersandar di pelabuhan kampung halaman Viona.
Dan setelah ponselnya mendapat signal, Putra buru-buru menghubungi Viona.
Viona pun langsung cabut dari tempat kosnya, meski dia harus menyelesaikan tugas kuliahnya.
Bagi Viona, urusan Putra jauh lebih penting dari apapun. Tugas kuliah bisa dia kumpulkan menyusul, dengan alasan yang nanti akan dicarinya.
Sedangkan pertemuan dengan Putra, tak akan mudah kalau kapalnya tak bersandar.
"Kamu lagi ada di mana sekarang?" tanya Surya.
"Aku..." Viona melirik ke arah Putra sekilas, sambil mengangguk. Lalu beranjak berdiri dan meninggalkan Putra sebentar.
Putra hanya menatapnya. Dia tak berpikir macam-macam. Mungkin saja Viona punya urusan lain yang dia tak harus mengetahuinya.
Tapi barusan Putra sempat mendengar Viona memanggil dengan nama Surya.
Mirip nama Surya, sahabatku waktu SMA. Sahabat yang akhirnya jadi tambatan hati Nadia. Batin Putra.
Hhh! Putra mendengus kesal mengingat semua itu. Andai saja Surya tak mengambil Nadia dariku...
Putra segera menghapus kenangan buruk itu. Dia ingin melangkah lagi. Memulai hubungan baru dengan Viona.
"Aku ada di rumah orang tuaku. Ada apa, Sur?" tanya Viona.
Viona berdiri menghadap ke arah Putra. Dia sengaja seperti itu, biar yakin kalau pembicaraannya tak didengar Putra.
"Di kampung halamanmu?" tanya Surya lagi.
"Iya. Kenapa?" Viona balik bertanya.
"Kamu memberitahukannya pada Nadia? Atau ada orang lain yang tahu kemana kamu pergi?" Surya menginterogasi Viona.
"Aku enggak bilang pada siapapun. Kecuali pada ibu kosku. Dan ibu kosku, enggak mungkin bilang pada Nadia..." Viona menutup mulutnya. Dia kembali keceplosan.
"Maksudku mereka tak saling mengenal," lanjut Viona.
"Tapi status whatsapp kamu? Kenapa kamu mesti membuat status kayak gitu, sih?" Surya terdengar sangat tak menyukai.
"Astaga! Iya maaf, Surya. Aku....Ah, saking…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 136 SALAH PAHAM
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments