Mereka berangkat ke kampus beriringan. Surya naik motor sendirian, Yogi memboncengkan Sinta.
Rahma lebih senang kalau Sinta membonceng. Karena setiap kali Sinta pergi bawa motor sendiri, Rahma selalu saja was-was.
Sampai di kampus, Sinta jalan sendiri ke gedung A tempatnya kuliah. Sedangkan Surya dan Yogi yang satu fakultas, bahkan satu kelas, masuk ke gedung B.
Mestinya perkuliahan dimulai jam setengah delapan. Tapi kelihatannya dosen yang mengajar, datang terlambat.
Sampai jam delapan belum juga ada tanda-tanda dosen datang. Sebagian mahasiswa memilih meninggalkan kelas.
Surya dan Yogi masih tetap bertahan. Karena mereka bingung mau kemana.
Mereka sudah sarapan, rasanya malas juga nongkrong di kantin. Kalau kata Surya cuma buang-buang duit saja.
"Elu tuh, ya. Udah kayak orang susah aja," ucap Yogi mengatai Surya yang kadang terlalu perhitungan. Padahal orang tuanya memberi uang saku yang tak sedikit.
"Biar cepet kaya!" sahut Surya.
"Mana ada orang kaya yang pelit!"
Yogi terpaksa tetap duduk di kelasnya.
Beberapa hari terakhir ini selalu berdua dengan Surya, membuat Yogi merasa tak nyaman kalau pergi sendirian.
Pintu kelas terbuka lebar. Mata Yogi yang melihat ke luar, melihat sekilas seseorang mirip Nadia. Tapi Yogi yakin itu bukan Nadia.
"Hey, Bro. Lu liat cewek yang barusan lewat depan sono, enggak?" tanya Yogi.
Surya menggeleng. Jelas saja dia tak melihatnya. Dari tadi matanya cuma melihat buku yang tebal saja.
"Aelah. Elu mah yang diliat buku melulu? Gimana mau laku?" komentar Yogi.
"Ya, minimal aku jadi mahasiswa berprestasi," sahut Surya dengan bangga.
Sejak sekolah dulu, Surya selalu berprestasi. Hidupnya sudah biasa dengan tumpukan buku. Dan dia tak pernah bosan membacanya.
"Berprestasi tapi jadi jomblo akut!" Yogi beranjak dari duduknya. Lalu ngeloyor keluar kelas.
Surya hanya melihatnya sekilas. Lalu kembali fokus dengan bukunya lagi.
Yogi tak kemana-mana. Dia hanya nongkrong di depan kelas. Sambil sesekali mengisengi mahasiswi yang lewat.
Selalu ada saj…
PERAHU KERTAS (Terjebak Masa Lalu)
Bab 83 MIRIP NADIA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments